Beranda Radar News Kios Pasar Tejoagung Terkesan Mubazir

Kios Pasar Tejoagung Terkesan Mubazir

161
0
BERBAGI

METRO – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Perdagangan Pasar dinilai kinerjanya belum maksimal dalam melakukan penataan pasar Tradisional Tejoagung, di Jl.Raya Stadion 24 Metro Timur.

Pasar yang dibagung mengunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) puluhan Miliar tersebut terlihat banyak yang kosong tanpa ditempati pedagang. Pedagang malah memilik berjualan di jalan seperti Pedagang Kali Lima (PKL).

Menggapi hal tersebut, Kadis Perdagangan Pasar Kota Metro, Leo M. Hutabarat, SH melalui Kepala Bidang Perdagangan, Denny SR, SH mengatakan dalam waktu dekat ini soal penataan pasar Tejoagung belum ada wacana dan rencana salama sekali. Pada 2014 silam sudah pernah ditata beberapa PKL pasar kopindo dan eks nuban ria direlokasi ke Pasar Tejoagung.

“Karna mereasa sepi (mereka red pedagang) kembali lagi ke pusat Kota. Memang ada sebagian pedagang yang masih bertahan dan tetap berjualan di sana. Akan tapi PKL tersebut malah keluar dari area pasar membuka lapak dan memasang tenda berjualan di jalan gang pasar,”bebernya, saat dikonfirmasi Radar Metro, kamis (27/4) kemarin.

Untuk penataan, lanjut Denny masih menunggu instuksi pimpinan. Serta data-data jumlah pedagang berapa kita juga belum paham ada berapa yang dikatagorikan pedagang amparan, kios, dan pedagang basah.
Sementara berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Radar Metro dilapangan,  para pedagang meminta pemerintah dapat mencarikan solusi akan penataan. Sehingga pasar Tejoagung bisa ramai dan berkembang sebagai pasar modern.

Mereka juga mengeluh adanya pungutan-punggutan yang tidak jelas. Seperti penarikan salar, uang keamanan, uang kebersihan, dan uang tempat berdagang dan lain-lain yang jumlahnya cukup besar dan tidak masuk aka.(*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here