Beranda Radar News Bayi Meninggal Usai Oprasi Caesar di RSUM Metro

Bayi Meninggal Usai Oprasi Caesar di RSUM Metro

295
0
BERBAGI

RMETRO – Bayi munggil berjenis kelamin perempuan anak pertama dari pasangan  Aan Furkoni (26) dan Fitriyana Handayati (26) Warga Jl. Kakaktua RT 21 RW05 Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat meninggal dunia setelah melalui oprasi Caesar di Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammadiyah Metro, Sabtu (6/7) lalu.

“Kini kondisi sang ibu sudah mulai membaik kesehatanya, maka pihak keluarga memutuskan untuk  membawa pulang. Sedikit tampak shock dan terpukul milihat bayi mungil dan lucu tidak bisa tertolong setelah melalui proses panjang oprasi Caesar,”ungkap Aan didamping Kakaknya Choirul, kepada Radarmetro.com, Selasa (9/5).

Senada juga diungkapkan, Paman korban Hendri Farani, dari hasil rembuk musyawarah bersama keluarga orangtua sang bayi, sudah ikhlas lapang dada bila bayi tersebut tidak mau diemong.”Saat ini pihak keluarga tidak membesar-besarkan masalah ini. Makanya keluarga telah mengurungkan niatnya tidak melaporkan pristiwa ini pihak kepolisian, bagiamanapun juga musibah,”singkatnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro, AKP Yohanis, SH,. MH menyatakan anggota kepolisian tidak bisa menindaklanjuti informasi di Sosial Media (Sosmed) yang tengah berkembang, soal dugaan Malprakit oprasi ceasar. Sebab hingga detik ini pihak keluarga almarhum sang bayi tidak melaporkan kasus ini.

Terpisah Direktur RSU Muhammadiyah Metro, dr. Emi Sulistiyani menuturkan pihak keluraga sudah klarifikasi dan sudah kita jelaskan. Semua oprasi ceasar yang dilakukan oleh dokter bersama krunya sudah maksimal melalui SOP (Standar Oprasional Ptosedur). Pihak keluarga memang sempat tidak terima atas penjelasan kita. Bahwa tidak benar sayatan itu akibat terkena alat medis, posisnya begitu lahir sudah tidak bernafas, lalu dilakukan esitasi yang namanya proses bayi kulitnya rapuh, sehingga dipegang sudah lecet.

“Jadi tidak ada namanya luka sayatan. Jadi kepala bayi ada darah itu bukan darah terkena sayatan, melainkan darah pengakatan janin bayi pas melahirkan. Pada saat bagian kepala dibersihkan tidak ada luka lecet,”pungkasnya.(*/fdy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here