Beranda Politik Sekda Beberkan Alasan Direktur RSUD A.Yani Mengundurkan Diri

Sekda Beberkan Alasan Direktur RSUD A.Yani Mengundurkan Diri

509
0
BERBAGI

RMETRO – Mundurnya direktur Rumah Sakit Umum (RSUD) A.Yani Kota Metro, drg. Endang secara tiba-tiba menyisakan tanda tanya besar bagi masyarakat dan pejabat di lingkungan Pemkot Metro.  Itu pasca usai terjadi rolling besar-besaran, dimana isu rumor yang beredar tingginya mahar agar bisa menduduki jabatan strategis.

Dikonfirmasi Radarmetro.com, Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Metro, A. Nasir AT membenarkan atas pengunduran diri secara tertulis yang dilakukan oleh, Ibu Endang selaku Direktur RSUD A. Yani Metro. Semua berkas sudah masuk ke meja saya, berikut lampiran dimana ia akan pindak tugas di Yogyakarta.

“Tahapan proses berkas tengah berjalan. Sebab pindah tugas luar provinsi Lampung. Nanti berkas tersebut akan dikirim ke Pemprov Lampung untuk tahap persetujuan selanjutnya,”ungkapnya, di komplek perkantoran Pemkot Metro, Rabu (17/5) kemarin.

Semua penjelasan, kata Nasir sudah kita klarifikasi duduk bersama dengan bapak Walikota Metro, dengan yang bersangkutan. Apa alasan tiba-tiba menundurkan diri, pengunduran diri tersebut beliau ingin pindah tugas dan bisa kumpul dengan keluarga di Yogyakarta.

“Disitu memang benar Walikota Metro, A. Pairin sempat melarang untuk mencegah agar tidak jadi pindah,  agar tetap mengabdi di Kota Metro sampai pensiun,”kilahnya.

Untuk kinerja, kita akaui beliau sangat bagus membawa perubahan positif menjadikan rumah sakit lebih baik. Sementara direktur kosong, dijabat Pelaksana Tugas (Plt) Eko Nugroho, yang sebelum Wadir II RSUD A.Yani Kota Metro,”tungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani Kota Metro, drg. Endang dikabarkan telah mengundurkan diri dari jabatannya sejak 25 April 2017 lalu.

Dikonfirmasi Radarmetro.com, Endang membenarkan bahwa dirinya telah resmi mengundurkan diri, proses resmi Surat Keputusan (SK) dari Walikota Metro masih berjalan, sampai ke tingkat gubernur sebab pindahnya luar provinsi.

“Soal kabar saya dipecat itu tidak benar, malah saya waktu mengadap Bapak Walikota untuk tetap bertahan di RSUD A.Yani Metro sampai pensiun,”cetusnya, Sabtu (13/5).

Pengunduran diri ini, kata Endang ingin melanjutkan kakirnya menjabat sebagai fungsional di Kementrian Kesehatan RSUP Dr Sardjito, kemarin juga sudah mengikuti proses test.

“Alhamdulilah masuk dan diterima. Kebetulan pihak keluarga dan orang tua disana sehingga akan pindah biar dekat dengan keluarga,”kilahnya.

Kata Endang hidup ini adalah pilihan, kalau saya stad nan disini ya tidak pintar-pintar. Paling tidak saya akan berusaha belajar agar bisa lebih baik lagi dan menjadi konsultan Rumah Sakit.

“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjadikan RSUD A.Yani lebih baik. Apapun opini masyarakat tentang saya tidak masalah itu hak mereka, yang jelas saya bekerja ikhlas semata-mata untuk mengabdi kepada masyarakat Kota Metro, dan sekitarnya,”ujarnya.

Berdasarkan sumber yang berhasil dihimpun Radarmetro.com, diketahui ia telah menjabat Direktur RSUD A.Yani Metro sudah 5 tahun satu bulan 7 hari. Beberapa persoalanmulai dari pelayanan kesehatan, proses pembangunan, hingga rekrutmen pegawai honor RSUD A.Yani juga bermasalah tanpa diberikan SK, sehingga kabar ini sampai mencuat dipublik.  Pihak penegak hukum diam-diam juga tengah menyidiki kasus tersebut. (fdy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here