Beranda Radar News Peduli Sesama, HIPMI Bagi Bukaan Untuk Pasien Rumah Sakit

Peduli Sesama, HIPMI Bagi Bukaan Untuk Pasien Rumah Sakit

86
0
BERBAGI

METRO – Untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan melatih kepedulian di tengah kader Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Metro, menggelar bagi-bagi nasi kotak (bukaan-red) kepada muslim yang melakukan ibadah puasa.

Kegiatan berbagi tersebut dilakukan di seputaran RSUD Ahmad Yani, Kota Metro, Sabtu, (10/6). Muslim yang berpuasa antusias menerima nasi kotak yang diberikan oleh HIPMI.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara HIPMI yang sebelumnya mengikuti acara Ngabuburit bersama Ketua DPRD Kota Metro, yang diadakan di rumah dinas DPRD.

Anna Morinda selaku ketua DPRD Kota Metro, juga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, selain itu FKPPI juga tergabung dalam acara tersebut.

Disela-sela pembagian nasi kotak, ketua HIPMI Guruh Adi Saputra dengan Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda melakukan perbincangan santai, salah satunya adalah program yang direncanakan oleh HIPMI.

“Kami dari HIPMI memiliki keinginan salah satunya adalah kepedulian kami terhadap tukang becak, karena selama ini tukang becak memiliki penghasilan pas-pasan bahkan tidak manusiawi, untuk itu kami berkeinginan untuk membantu tukang becak tersebut dengan cara merubah becaknya menjadi bentor atau becak motor,” ujar Puput sapaan akrab ketua HIPMI itu.

Dalam perbincanganya Anna Morinda, sangat mendukung keinginan HIPMI tersebut, “saya tentu mendukung tapi yang perlu dipahami, bukan masalag biayanya melainkan masalah personalnya, sudahkah mereka yang nanti dibantu siap dengan perubahan yang terjadi, untuk itu perlu adanya training ataupun pembekalan,” ujur orang nomor satu di DPRD Metro itu.

Anna Morinda menimpali bahwa, untuk bantuan bagi yang diinisiasi HIPMI, harusnya dilakukan per Kelurahan, dengan cara mendata siapa saja yang bekerja sebagai tukang becak di kelurahan tersebut.

“Tukang becak itukan berkumpul di satu titik, dan mereka tinggal di kelurahan yang berbeda-beda kalau memang akan diadakan bantuan semacam itu harus ada pendataan yang dilakukan per oKelurahan, agar terdata lebih detail, dan mudah dalam mengawasi.” Tukas Anna Morinda. (suf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here