Beranda Nasional DKP3 Bagikan 30 Box Pestisida

DKP3 Bagikan 30 Box Pestisida

96
0
BERBAGI
RMETRO – Untuk mengantisipasi merebaknya serangan hama wereng, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro telah mendistribusikan 30 box obat Pestisida kepada petani. Itu menyusul serangan hama wereng terhadap sejumlah petani di beberapa wilayah Kota Metro.
 “Kami sudah distribusikan 30 box pestisida. Satu boxnya sebanyak 10kg. Ini merupakan
bantuan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung,” terang Kepala DKP3 Kota Metro Lusia Parjiyem usai meninjau sawah petani di Metro Utara, Kamis (13/7/2017).
Menurutnya, pestisida tersebut adalah pestisida khusus untuk wereng secara yang bekerja secara sistimik. Artinya pestisida ini tidak langsung membunuh wereng, namun mampu menyakiti badan wereng dewasa dan mampu membuat telur wereng tidak dapat menetas.
“Untuk serangan hama wereng di Kota Metro masih bisa dikendalikan. Sebab lahan pertanian padi yang terserang wereng se Kota Metro mencapai 3 hektare untuk yang berkategori berat. Namun masih
tersisa 40% masih bisa kemungkinan panen. Artinya kondisi ini tidak mengakibatkan puso atau gagal panen,” terangnya.
Selanjutnya, berdasarkan data DKP3 untuk serangan ringan hama wereng mencapai 63 hektare, dan serangan sedang mencapai 16 hektar yang tersebar dibeberapa wilayah. “Namun untuk serangan berkategori berat berada di Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur dan Kelurahan Karangrejo, kecamatan Metro Utara,” jelasnya saat meninjau lahan kelompok tani Amurwat 2 Kelurahan Purwoasri, Metro Utara.
 Diakuinya tidak ada kendala dalam menangani hama wereng tersebut. Sebab,  komunikasi antar petugas penyuluh sangat mudah lantaran wilayah Kota Metro tidak terlalu luas. Oleh sebab itu ia menghimbau kepada para petani agar jangan sampai lengah terhadap wereng. Sebab yang mampu mengamati di setiap waktu adalah para petani. Hama wereng berada di bawah batang tanaman, jangan sampai tidak
terlihat sehingga membuat batangnya menguning.“Untuk memutus hama wereng setelah panen padi petani wajib tanam palawija. Serangan wereng kali ini masih kondusif kok menurut saya. Sebab semua bersinergi, baik para penyuluh dan anggota TNI,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Amurwat 2 Kelurahan Purwoasri, Suhada
menerangkan, dari 18,5 hektare luasan lahan pertanian padi Poktan Amurwat 2, yang terserang hama wereng hanya 3 hektare untuk kategori 9sedang.

“Total anggota kelompok kami ada 20 orang. Kami telah mendapat bantuan pestisida dari DKP3 Metro sebanyak 20kg plus 7 kemasan 400gr secara bertahap. Yang jelas perkemasan dapat mencakup setengah hektare lahan sawah. Kami sangat terbantu dengan pestisida bantuan ini, sebab jika beli harganya mahal,” tukasnya. (ria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here