Beranda Radar News Mustafa Ungguli Ridho dan Herman HN

Mustafa Ungguli Ridho dan Herman HN

206
0
BERBAGI

Bandar Lampung – Pemilihan gubernur Lampung masih satu tahun lagi. Namun hiruk pikuknya sudah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah calon mulai ancang-ancang menarik simpati masyarakat. Keriuhan juga terjadi di sejumlah media di Lampung khususnya media online.

Secara realtime, sejumlah media melakukan polling untuk mengetahui tokoh-tokoh yang masuk dalam bursa Pilgub sesuai dengan hati masyarakat. Dari sejumlah polling, bisa ditarik kesimpulan, ada lima tokoh masyarakat Lampung yang dinilai masyarakat layak menjadi gubernur.

Mereka yakni Ridho Ficardo sebagai petahana, Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa, wali kota Bandar Lampung Herman HN, Kader Partai Golkar Arinal dan mantan Kapolda Lampung Ike Edwin.
Berdasarkan polling yang dilakukan di semua media online, hari ini, Kamis 6/7/2017 sekitar pukul 09. 00 WIB, nama Mustafa unggul dibandingkan calon lain. Hal ini cukup menarik mengingat bupati Lampung Tengah ini adalah pendatang baru.

Di media online gemasamudra.om Mustafa unggul dengan perolehan voting 42%, disusul Ike Edwin 19%, Herman 9%, Alzier 9%, Ridho 9%, dan Arinal 2%.
Senada di portallampung.com yang membuka polling untuk empat calon, nama Mustafa unggul dibanding ketiga calon lainnya yakni 57%, disusul Ridho Ficardo 31%, Herman HN 12% dan Arinal 1%.
Di mitrapol.com lagi-lagi Mustafa unggul dengan perolehan suara 84%, lalu Mukhlis Basri 9%, Ike Edwin 2%, Herman 1%, dan Ridho 1%. Sementara di Duta Lampung Online, Mustafa unggul 43%, disusul Edward Syahpernong 23%, Ike Edwin 16%, Herman 10%, dan Arinal 3%.

Mustafa unggul juga berdasarkan polling yang dilakukan media online penaberlian.com. Bupati ronda ini memperoleh simpati masyarakat sebesar 67%, disusul Marsyad Jaya 30%, Herman 1% dan Ike Edwin 1%.
Menanggapi hal ini, Dedi Hermawa mengatakan unggulnya Mustafa di sejumlah polling media online mengindikasikan dua hal. Pertama, kata dia, yakni ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja petahana sehingga menginginkan sosok baru yang dapat menggantikan petahana.

Kemungkinan kedua, lanjutnya, tingginya survey pada Mustafa menjadi indikator atau parameter kepercayaan masyarakat terhadap sosok Mustafa itu sendiri. Masyarakat yang tidak puas dengan petahana, akhirnya mencari sosok yang dianggap mumpuni yang diharapkan bisa memenuhi keinginan masyarakat.
Dikatakan Dedi, berdasarkan sejumlah survey, posisi petahana saat ini sudah mulai rapuh. Banyak masyarakat yang tidak puas dengan hasil kinerja gubernur. Hal ini tentunya menjadi peluang bagi Mustafa untuk bisa memenangkan Pilgub mendatang.

“Mustafa sendiri meski pendatang baru, beliau adalah petahana di Lampung Tengah. Dia memiliki basis massa tersendiri. Dia memiliki jiwa leadership yang baik, pergerakan ke masyarakat juga masif. Tidak menutup kemungkinan beliau juga bisa unggul dalam Pilgub mendatang,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here