Beranda Nasional Pamong di Ganjarasri Bantu Lacak Keberadaan SM

Pamong di Ganjarasri Bantu Lacak Keberadaan SM

179
0
BERBAGI
Lurah Ganjarasri, Anton Hartono, SE., MM

RMETRO – Isu simpang siur pindahnya Sherli Marini (35), di Komplek Jembatan Hitam Jl.Khaibras Kelurahan Ganjarasri, Kecamatan Metro Barat masih menjadi tanda tanya publik saat ini.

Wanita yang digebek bersama Mantan Kabag Kesra Sekda Kota Metro, Broto itu tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Pasca dirinya dilaporkan suaminya Untung ke Polres Metro sesuai dengan laporan polisi nomor LP/179-BVI/2017/Res Metro tertanggal 6 Juni 2017, pelanggaran pasal 284 KUHP tentang perzinaan.

Dikonfirmasi Radarmetro.com, Lurah Ganjarasri,  Anton Hartono, SE., MM, didampingi Ketua RW 05 Kelurahan Ganjarasri, Muhari mengatakan, bahwa info tersebut belum tentu benar. Kan masih simpang siur keberadaanya.

“Iya nanti kita akan kordinasi bersama pamong RT RW lain di Kelurahan Ganjarasri. Guna melacak informasi kebenaranya,  kalaupun dia ngontrak atapun pendatang baru pasti kedata. Dalam waktu 1×24 jam ini akan kita lacak. Sebab daerah Jl. Khaibras Jembatan Hitam masuk itu banyak perumahan yang dikontrakan, ”cetusnya, Senin (10/7) tadi pagi.

Saat ini, kata Anton mayoritas masyarakat yang berkeluarga. Ataupun pelajar dan mahasiswa yang ngekos atau ngontrak rumah tidak pernah melaporkan asal usul domisilinya.

“Meskipun demikian, saya sudah tekankan dan menghimbau pamong RT RW agar proaktif mendata masyarakat yang ingin tinggal di Ganjarasri, agar tetap menjaga situasi aman dan kondusif. Soal SM ini akan kita bantu lacak kebenaranya benar tidak pindah di Ganjarasri, “pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, setelah dikabarkan menghilang Sherli Marini (SM) wanita yang digrebek bersama Broto Sasono diduga pindah di wilayah Kelurahan Ganjarasri, Metro Barat. Pasalnya, dari informasi warga sekitar SM pindah setelah diusir sang pemilik kontrakan pasca penggrebekan beberapa waktu lalu.

“Setelah kejadian itu, yang punya kontrakan langsung datangi SM. Dia diusir dari kontrakan. Denger-denger sekarang pindah di Ganjarasri,” terang Ketua RT 05, RW01, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara Hadi Saputra dikonfirmasi Radar Metro, Kamis (6/7).

Diakuinya, pasca penggrebekan dan pelaporan Broto oleh suami SM, ia sempat didatangi SM di rumahnya. Menurutnya, SM sempat mengancam akan menuntut balik suaminya. “Dia datang dan bilang mau nutut balik si suaminya Untung. Karena di polsek sudah tandatangan dah selesai kok dilaporkan di Polres,” jelasnya.

Menurutnya, pasca pelaporan tersebut ia juga sudah dimintai keterangan dan dipanggil ke polres. “Sudah 3 kali dipanggil ke Polres, dan 1 kali dipanggil ke Ispektorat,” terangnya.

Terpisah, Kapolres Metro, AKBP, Ralli Muskitta, S.IK, melalui Kasat Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Metro, AKP Tri Maradona , S.IK mengungkan, bahwa semua saksi dan alat bukti sudah ada. Saat ini, kata dia, tinggal mendatangkan istri terlapor yakni  Sherly Marini, untuk dilakukan pemeriksaan untuk menyingkronkan data dari keterangan sejumlah saksi. Dari keterangan tersebut nantinya bisa menetapkan pelangaran sebagaimana yang telah dilaporkan.

“Surat pangilan pertama sudah kita layangkan kepada terlapor Sherli. Namun, hingga saat ini tak datang ke unit pelayanan perempuan dan anak (PPA) Polres Metro. Surat pangilan kedua akan kita kirim minggu-minggu ini. Kalau tetap diindahkan, surat pangilan ketiga langsung kita jemput paksa,” tegasnya, Rabu (5/7).

Dari hasil pengembangan, lanjut Tri, istri pelapor ini juga sudah pergi meningalkan rumah kontrakannya di 29 Banjarsari Metro Utara yang juga merupakan tempat pengerebekan oleh warga. Meski begitu pihaknya tidak berhenti sampai disini, namun akan bekerja profesional menangani kasus tersebut hingga tuntas.

“Broto tetap akan kita panggil untuk dilakukan pemeriksaan. Tapi penyidik masih menunggu bukti otentik lainya yakni keterangan Sherli istri pelapor saudara Untung. Agar pada saat masuk tingkat penyidikan singkron dengan data keterangan sejumlah saksi dan bukti-bukti lainya yang menjerumus ke dugaan perzinaan sesuai yang diadukan pelapor,” tukasnya. (fdy)
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here