Beranda Nasional Pengemis Ngemis untuk Beli Sabu Lalu Disidang

Pengemis Ngemis untuk Beli Sabu Lalu Disidang

449
0
BERBAGI

 

BANDAR LAMPUNG – Kehadiran lelaki yang mengenakan kemeja putih itu menarik perhatian pengunjung Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Rabu (6/9). Terlebih, rompi merah yang membalut pakaiannya merupakan tanda bahwa ia seorang pesakitan dan akan menjalani persidangan.

Lelaki itu adalah Rahmat Untung (38), warga Panjang, Bandarlampung. Terseok, penyandang cacat ini menyeret tubuhnya menuju ruang sidang. Dua tangan menjadi tumpuan pengganti kaki.

Siapa sangka, lelaki yang sehari-hari menjadi pengemis di kawasan Pasar Tengah, Tanjungkarang Pusat, itu adalah terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

Lantas, ia masuk dan naik kursi terdakwa. Rahmat bersiap mengikuti sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa. Majelis hakim yang dipimpin Syamsul Arief menyatakan prihatin dengan kasus yang menimpa Rahmat. Terlebih, lelaki itu disidang lantaran kedapatan memiliki sabu-sabu.

 

Syamsul Arief kemudian menanyakan alasan Rahmat mengonsumsi sabu-sabu. ’’Biar kuat kalau ngemis Yang Mulia,”  kata Rahmat. Jawaban itu membuat hakim kaget. Syamsul Arief lantas menasehati Rahmat agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. ”Sedih juga kalau kamu seperti ini. Kamu lihat, disabilitas banyak yang berprestasi. Kalau begini, kan miris juga,” ujarnya. Sementara Rahmat hanya bisa tertunduk.

 

Dalam keterangannya, Rahmat mengaku  membeli sabu dari seseorang di Perwata, Telukbetung Timur (TbT) seharga Rp150 ribu. ”Itu dari hasil saya mengemis sehari-hari,” sebut dia. Ia menyatakan sudah tiga kali mengonsumsi kristal haram itu.

 

Sementara dalam sidang sebelumnya, jaksa penuntut umum Tri Joko Sucahyo menyatakan, Rahmat ditangkap usai membeli sabu, Senin (8/5). Saat itu, ia dihentikan oleh anggota Polsekta Telukbetung Barat yang sedang melakukan pemeriksaan. Polisi kemudian menemukan dua paket sabu di kantung celananya. (nca/c1/ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here