Beranda Uncategorized Takut Dihajar Warga, Maling Tinggalkan Motor Curian di Parkiran……

Takut Dihajar Warga, Maling Tinggalkan Motor Curian di Parkiran……

683
0
BERBAGI

METRO – Komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) semakin nekad melancarkan aksinya. Bahkan pelaku dengan leluasa melenggang membawa motor hasil curian yang sedang diparkir di parkiran masjid.

Kejadian tersebut dialami Joko Suroso pemilik sepeda motor Honda Spacy. Peristiwa tersebut tepatnya terjadi di parkir Masjid Nurul Amal di Jalan Ikan Mas, Yosodadi, Kecamatan Metro Timur sekitar pukul 18.15 WIB, Kamis (21/9) saat korban sedang melaksanakan salat magrib.

Beruntung motor tersebut gagal dibawa maling. Dugaan sementara selain takut diketahui warga, aksi tersebut gagal lantaran adanya kunci tambahan rahasia di bagian motor. Sehingga pelaku tidak bisa leluasa membawa motor curiannya.

Menurut Joko, saat kejadian ia sedang melaksanakan salat mahrib di masjid bersama istrinya Miswati. Namun setelah selesai ia langsung pulang. Alangkah terkejutnya ia melihat motor miliknya tidak ada di parkiran. “Saya keluar dari masjid kebetulan bareng sama adik saya. Motor adik saya masih ada, saya bertanya-tanya kok motor saya tidak ada. Lalu, adik saya keluar lihat motor apa dibawa orang. Adik saya lihat motor sudah di jalan sekitar 15 meter dari tempat parkir motor saya. Bahkan motor saya sudah dikerumuni orang,” terangnya.

Ia menduga motor gagal dibawa maling lantaran ada kunci tambahan rahasia. Selain itu juga sudah ada warga yang keluar dari masjid. “Memang tadi ada yang melihat tidak jauh dari motor saya ada orang berdiri memakai jaket hitam. Tapi saat dia keluar, orang itu langsung pergi,” terangnya.

Diakuinya, saat melancarkan aksinya pelaku berhasil merusak kunci stang motornya. Bahkan pelaku saat dibawa motor tersebut dalam keadaan hidup. “Ya mungkin karena ada kunci rahasia itu, makanya pelaku gagal membawa motor,” ujarnya.

Senada dikatakan Arif Eko adik korban. Saat kejadian ia bersama kakaknya sedang melaksanakan salat magrib. “Waktu keluar sama-sama, motor kakak saya emang sudah gak ada. Saya langsung lihat diluar, ternyata motor sudah di jalan,” ungkapnya.

Ia berharap patroli rutin dapat dilakukan oleh petugas kepolisian. Sehingga bisa mencegah tindak kejahatan di wilayah tersebut. “Terlebih kejadian serupa juga nyaris terjadi di komplek dan masji yang sama. Apalagi lokasinya yang berada di perbatasan,” tutupnya. (ria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here