Beranda Pendidikan Sulpakar : 3,7 Miliar Pertahun untuk SMANO Lampung, Kalau Ada Tarikan Itu...

Sulpakar : 3,7 Miliar Pertahun untuk SMANO Lampung, Kalau Ada Tarikan Itu Pungli

120
0
BERBAGI
METRO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung mengelontorkan dana cukup fantastik untuk biaya oprasional SMA Olahraga Lampung yang berlokasi di Tejosari Kota Metro.
Dikonfirmasi awak media, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Drs. Sulpakar.,M.M membenarkan hal tersebut. Ia mengaku tahun 2017 mencapai angka Rp3,7 miliar, sedangkan 2018 diproyeksikan akan naik.
“Biaya sebesar itu, digelontorkan bersumber dari APBN Pusat melalui Pemprov Lampung. Jadi untuk membiayai oprasional di SMANO Lampung, baik biaya makan siswa di asrama, gajih tenaga pendidik, dan kebutuhan oprasional sekolah mencakup biaya perawatan gedung,   jadi kalau ada tarikan itu pungutan liar (Pungli),”ungkapnya, usai menghadiri peresmian gedung SMANO Lampung, Jum’at (10/11/2017).
Sementara berdasarkan pantauan awak media, sejumlah titik bangunan gedung SMANO Lampung meliputi asrama putra-putri, ruang kegiatan belajar mengajar sudah mulai rusaj dan jebol, cat dinding juga mulai luntur.
Diberitakan sebelumnya, Parah mungkin kata itu yang pantas menggambarkan suasana fisik bangunan gedung Sekoalah Menengah Atas Negeri Olagraga (SMANO)  Lampung, yang berlokasi di Jalan Raya Stadion Tejosari Kota Metro.
Proyek bangunan dengan nilai kontrak mencapai puluhan miliyaran  tersebut dibangun 2013 silam, kini kondisinya sudah mulai rusak. Puluhan titik atap plafon mulai runtuh dan jebol.  Itu berarti menandakan kualitas pembangunan tersebut tidak profesional.
Saat dikonfirmasi, Kepala SMANO Lampung Drs. Hendro membenarkan hal tersebut. Ia mengaku sudah mengetahui titik titik plafon yang jebol sekolah yang ia pimpin belum genap seumur jagung.
“Ada sekitar 10 titik,  baik skala rusak ringan hingga rusak berat. Kerusakan itu meliputi atap plafon gedung asrama, teras lantai II ruang kelas dan lain lain, “ungkapnya. Kamis (14/9/2017).
Rencana angaran pemeliharaan (RAP) bagian yang rusak sudah kita usulkan ke Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK) Pemprov Lampung. ” Semoga tahun ini atau awal tahun 2018mendatang  bisa segera direalisasikan,”jelasnya.
Saat disinggung mengnai biaya perawatan rutin gedung. Kata dia secara ril kita belum punya data lengkap, baru kemarin semua berkas oprasional sarana dan prasarana baru sebatas pemilihan . ”Berkas usulan juga sudah dikirim ke Pemprov Lampung itemnya banyak salah satunya perbaikan atap plafon itu,”ujarnya. (fdy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here