Beranda Nasional Pengelola Koperasi Jasa Angkutan Online Janji Lengkapi Perizinan

Pengelola Koperasi Jasa Angkutan Online Janji Lengkapi Perizinan

272
0
BERBAGI

METRO – Jasa angkutan online sudah beroperasi di Kota Metro. Sebelumnya diberitakan bahwa jasa angkutan online masih belum berizin alias ilegal.

Ketika dikonfirmasi, Arie selaku pengelola koperasi jasa angkutan online mengaku akan segera melapor ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Metro terkait perizinan. Dan dia mengakui memang izin belum masuk ke Dishub Kota Metro.

“Iya mas. Karena kita belum masuk kesana untuk perijinannya. Segera kita akan buat perijinan nya mas,” kata Arie ketika dihubungi melalui Whatsapp, Rabu (13/12/2017).

Menurut dia, yang ketika dihubungi sedang berada di Bengkulu, untuk kendaraan roda empat (R4) sudah diatur dalam PM 108. “Nanti di setiap kabupaten kita buat ijin baru. Untuk Kota Metronya. Tinggal ijin di Kota Metronya,” tambahnya.

Sebelumnya, ketika dikonfirmasi, pihak Dinas Perhubungan Kota Metro menyatakan belum pernah mengeluarkan surat rekomendasi kepada angkutan online di Kota Metro, namun sangat disayangkan mereka sudah beroperasi.

“Angkutan berbasis online seperti Gojek atau Grab harus mereka laporkan. Paling tidak bagi mereka yang berdomisili di kabupaten/kota, jadi kita bisa mendata. Selama ini kan langsung-langsung aja, apakah aplikasinya dari Jakarta atau dari provinsi,” kata Candra Laksana selaku Kabid Angkutan, Dishub Kota Metro.

Menurutnya, Dinas Perhubungan memang diwajibkan untuk mengeluarkan surat rekomendasi. Dan tanpa surat rekomendasi maka operasi kendaraan jasa angkutan online itu tak berizin alias ilegal.

“Kita diwajibkan mengeluarkan surat rekomendasi itu khususnya roda empat. Dan paling tidak itu mereka harus berbadan hukum, bisa PT, CV, atau berbentuk koperasi sekalipun,” tandasnya.

Menurut dia, sejauh ini untuk yang roda dua belum ada petunjuk resminya. Untuk itu masih berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi.

“Harusnya kita juga ada kerjasama sama aplikasi. Harusnya aplikasi itu menghubungi kita, sehingga ada laporan dari aplikasi bahwa ojek yang beroperasi di Kota Metro sekian. Kedepanya kalau saya rapat ke provinsi saya minta agar dibuatkan begitu,” tandasnya. (suf)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here