Beranda More Phyla Project Beri Warna Baru Permusikan Lampung

Phyla Project Beri Warna Baru Permusikan Lampung

203
0
BERBAGI

METRO – Tepatnya dua hari lagi. Band besutan Tiara Kays, Verdy Andez dan Miftahul Huda unjuk gigi di Kota Metro. Phyla Project namanya. Sesuai dengan namanya yang unik, band yang diinisiasi oleh pemuda Kota Metro ini juga memberi warna tersendiri di permusikan Lampung, khususnya Kota Metro.

Meski baru berumur dua tahun, band yang mendulang karir dari nol ini siap meluncurkan mini album pada acara yang bertajuk, “Mencumbu Rayu Hujan”, di Cafe Mama, Sabtu (16/12/2017).

Verdy Andez, selaku personil di band ini mengatakan, untuk persiapanya launching mini albumnya sudah siap lima puluh persen.

“Nanti ada enam lagu. Lima lagu mini album dari Phyla Project, sedangkan satu lagu milik musisi lain, dengan versi Phyla Project,” kata dia.

Menurutnya akan ada hal yang unik dalam penampilanya, nantinya Phyla Project akan featuring dengan David eks gitaris Senyawa Band yang namanya sudah melangit. Tidak hanya itu, Phyla Project jufa akan memberi paduan musik dengan alat tiup Did Gerido. Yang merupakan alat musik tradisional Suku Aborigin, Australia.

“Band kami cenderung bergenre Folks atau lebih ke musik daerah, tradisional. Tapi itu bukan patokan, patokanya kami tetap eazy listening. Sehingga lebih tepatnya Pop Folks,” kata Verdy.

Ketika ditanya lagu yang akan ditampilkan, Verdy masih merahasiakanya. “Semua lagu andalan. Lebih ke pendengar sukanya yang mana. Kalau lagu Pain dan Mencumbu Rayu Hujan memang sudah banyak yang tahu,” tandasnya.

Verdy berpendapat, bahwa di Kota Metro band yang pertama bukan Phyla Project dan band yang terbaik juga bukan Phyla Project. “Phyla ini baik bukan terbaik, beda bukan lebih berbeda. Hanya baik dan sedikit lebih berbeda. Karena sedikit berbeda lebih baik daripada yang terbaik,” katanya.

Selain Phyla Project, ada band pembuka di acara tersebut yakni Lampu Tidur bergenre pop alternatif, Masyarakat Hujan bergenre pure folks dan Al Fattah Band.

“Harapan kami, Phyla bisa memberikan warna baru di dunia musik metro. Serta tujuan acara kami sebagai sarana apresiasi, sarana komunikasi sesama musisi,” tandasnya.

Meskipun acara dikemas dengan konsep dan menyajikan musik yang spesial. Namun dia memberikan tiket dengan harga murah yakni Rp 10ribu untuk Pre Event dan Rp 15ribu On The Spot.

“Kenapa tiketing, Phyla pengen tahu seberapa banyak musisi dan pendengar yang bisa mengapresiasi karya. Dan harapanya musisi-musisi lokal, terus berkarya. Tetap berproses. Dan pintar menyikapi prosesnya serta sabar,” imbuhnya. (suf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here