Beranda Radar News Dandim Dimutasi, Anggota Puas dengan Kinerja Jajang

Dandim Dimutasi, Anggota Puas dengan Kinerja Jajang

566
0
BERBAGI

METRO – Dua tahun menjabat Dandim di Kodim 0411/LT Letkol (Inf) Jajang Kurniawan mendapat pujian dari jajaran anggotanya. Pasalnya, selama ia menjabat Dandim kinerjanya baik dan memuaskan.

Itu seperti yang dikatakan, Lettu (Inf) Tri Yuli Priyono, Danunit Intel Kodim 0411/LT. “Selama Letkol Jajang Kurniawan menjabat sebagai Dandim di sini, kinerjanya menurut saya sudah sangat bagus ya. Bahkan ada peningkatan jika dibandingkan dengan Dandim yang sebelumnya. Sebagai contoh peningkatan yang paling menonjol saja lah, dari segi pembangunan Letkol Jajang Kurniawan berhasil membentuk Kodim baru di Lampung Timur. Untuk bangunan fisiknya sudah jadi, hanya tinggal peresmiannya saja. Pembangunan tersebut terlaksana berkat kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Rencananya tahun 2018 ini akan diresmikan, sekarang masih menunggu registrasi dari pusat saja,” tuturnya, Kamis (04/01/2018).

Dari informasi yang diperoleh Radar Metro, jabatan Dandim Letkol (Inf) Jajang Kurniawan akan digantikan oleh Letkol (CZI) Burhannudin. Yang sebelumnya ia menjabat Komandan Batalyon Zeni Tempur 2/Samara Grawira (DANYONZIPUR 2/SG).

Lebih lanjut, lapangan tenis dan bangunan masjid juga tidak luput menjadi perhatian Letkol (Inf) Jajang Kurniawan di masa jabatannya. “Komandan juga telah membangun tempat olahraga tenis lapangan dan memperbaiki masjid yang ada di markas Kodim 0411/LT. Alhamdulilah selama menjabat di sini tidak ada pelanggaran yang dilakukan baik untuk anggota maupun Dandim sendiri. Baik itu pelanggaran tentang narkoba ataupun kekerasan fisik,” jelasnya.

Untuk saat ini, kata dia, belum ada prosesi serah terima jabatan. “Tapi kita ya sudah tahu lah siapa yang akan menggantikan komandan nantinya. Sekira tanggal 17 Januari 2018 prosesi serah terima jabatan Dandim akan dilakukan,” jelasnya.

Sebelum prosesi serah terima jabatan dilakukan, terlebih dahulu ada proses klarifikasi untuk mengetahui apakah ada progam yang masih belum terselesaikan di periode jabatan Dandim sebelumnya. ”Kalau misal ada pekerjaan yang belum terselesaikan ya otomatis prosesi serah terima jabatan diundur waktunya. Jadi Dandim harus menyelesaikan program yang belum selesai tersebut, untuk segera dapat melakukan proses serah terima jabatan,” ucapnya.

Guna menghindari adanya program yang terlambat diselesaikan, maka dibuatlah kalender kerja. “Kalau kita kan ada kalender yang namanya kalender kerja. Jadi otomatis kalau kita menjalankan program sesuai kalender itu, pasti semua program bisa terselesaikan dengan tepat waktu. Mungkin ya kalau ada yang belum selesai itu biasanya program kerja yang terakhir. Ya karena kalau itu kan pelaporannya setiap bulan Januari. Nah kebetulan ini nanti serah terima jabatan juga dilakukan pada bulan Januari, jadi ya kalau belum selesai harus diselesaikan dulu. Harapan saya ya, untuk Dandim selanjutnya harus ada peningkatan dalam segala aspek. Kalaupun tidak ada peningkatan minimal ya mempertahankan kinerja yang sudah dicapai,” paparnya.

Senada juga dengan apa yang dipaparkan Kapten (Inf) Saifu Rahman, Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kodim 0411/LT. Banyak kegiatan dan pencapaian yang telah Letkol (Inf) Jajang Kurniawan capai. “Kita lihat langsung ke lapangan, mulai dari nusantara bersatu ini kan beliau bisa menyatukan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, lalu unsur dari pemerintahan dan polres kita undang semuanya jadi satu. Waktu itu kegiatan dilakukan di Lapangan Hadimulyo Barat (Bedeng 22) pada bulan Januari 2017. Itukan salah satu bukti kedekatan kita ke pemerintahan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Lalu untuk ke pondok pesantren beliau juga beberapa kali pernah memberi sumbangan. Ya mungkin nilainya tidak sebesar sumbangan yang diberikan dari pemda, karena juga anggaran kita kan terbatas. Beliau juga turut serta hadir di tengah-tengah akademisi pendidikan untuk memberi wawasan tentang bela negara dan kebangsaan,” jelasnya.

TNI yang berperan sebagai pendamping petani untuk bertani juga selalu turun ke lapangan secara langsung. “TNI ini kan sebagai pendamping petani untuk masalah pertanian. Takutnya kan kalau tidak didampingi TNI ada masalah pupuk langka, ada serangan hama. Jadi kita ini siap mengawal pendistribusian dan siap mencarikan solusi serta mendatangkang orang yang ahli dalam hal pertanian, untuk menyelesaikan tentang hama yang dihadapi oleh petani. Dulu pas sebelum kita ada MoU tentang pertanian, jatah tanam hanya sekali. Nah, kalau sekarang sudah dua kali. Jadi untuk kebutuhan beras di Kota Metro, Lamteng, dan Lamtim ini bisa surplus, bukan cukup lagi ya malah justru melimpah. Karena untuk di Lamteng dan Lamtim itu kan lahannya luas, jadi bisa buat lumbung pangan di Lampung. Jadi kita itu selalu terjun ke lapangan dengan para penyuluh untuk mengajak para petani tanam dua kali (gadu),” ucapnya.

Selama Letkol (Inf) Jajang Kurniawan menjabat Dandim di Kodim 0411/LT hubungan TNI dengan Polri pun terbilang sangat dekat. “Yang terakhir kemarin kan komandan berpatroli menggunakan sepeda dengan Kapolres Metro AKBP Umi Fadilah Astutik. Tidak hanya sekali, tapi komandan melakukan patroli dengan AKBP Umi Fadilah juga terbilang sering. TNI dan Polri itu satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kalau sampai kita tidak serasi dan selaras dalam melangkah, maka peluang asing untuk masuk dan mempecah belah bangsa kita lebih mudah,” terangnya.

Kapten (Inf) Saifu Rahman berharap untuk Dandim selanjutnya agar bisa memberikan kinerja terbaiknya. “Yang pasti harus merakyat ya. Jadi jika pemimpin itu merakyat maka dia juga akan mudah menerima usulan-usulan yang diajukan. Harus bisa mengimbangi bahkan melampui pencapaian yang telah dicapai oleh komandan sekarang ini. Kalau bisa ya lebih mengutamakan pembangunan dan peremajaan markas kita ini ya,” tandasnya. (pan/bon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here