Desa Negeri Agung Siap Dimonitoring

MARGA TIGA – Desa Negeri Agung, Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur sukses menata dan membangun desa dengan menggunakan anggaran dana desa (DD) tahun2017. Dana yang dianggarkan dari APBN melalui Pemda Kabupaten Lampung Timur tersebut sukses memajukan Desa Negeri Agung.

Itu dilakukan sesuai dengan arahan Pimpinan Bupati Chusnunia Chalim dan Wakil Bupati Zaiful Bokhori, yakni menghimbau kepada kepala desa se-Kabupaten Lampung Timur agar  berhati-hati dalam melaksanakan program DD tahun anggaran 2017 APBN.

”Saya sangat yakin kepada kepala desa dalam melaksanakan pembangunan desa, melalui DD pasti mengutamakan mutu dan kualitasnya. Apalagi dengan adanya DD Lampung timur semua bangunan dimulai dari kota sampai dengan pelosok desa semakin banyak kemajuan, salah satunya seperti Desa Negeri Agung,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Desa Negeri Agung Suminten didampingi Kasi PMD di Kecamatan  Marga Tiga I Wayan Muliyana, S.E, mengatakan, semua kegiatan pembangunan yang menggunakan alokasi DD sudah dilaksanakan sesuai dengan juklak dan juknisnya. Untuk pelaksanaannya, kata dia, dilaksanakan secara partisipasif oleh masyarakat desa dan diawasi oleh ketua Badan Pengwasan Desa (BPD), serta anggotanya dan masyarakat sekitarnya, Pendamping Desa Tenaga Ahli (PDTI), pendamping desa (PD) dari kecamatan Yuli Fitriani dan pendamping lokal desa (PLD) Siti Fatimah, dan juga babin kamtibmas yang bertugas di Polsek Marga Tiga.

”Semuanya turun langsung ke desa untuk mengawasi program kegiatan desa kami. Apalagi pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan tugas dan pungsinya (tupoksi) oleh tim pelaksanaan kegiatan (TPK) Rahman,” paparnya.

Selanjutnya, untuk pembangunan di Desa Negeri Agung berupa kegiatan fisik pembagunan Pembangunan Gedung TK degan ukuran 12×9 m, 6 x 4 m Rp234.104.300 , Telford Dusun I Volume = 1.136 m Rp190.610.200, pembangunan gorong-gorong 6x2x2 n Dusun I  Rp26.977.000, pembangunan TPT Dusun I ukuran 51 x 2 m Rp74.099.000, Rehap Balai Desa Dusun I & Pembangunam Gorong-gorong ukuran 6x2x1 m di dusun I Rp21.522.000, serta pembangunan gorong-gorong ukuran 4×0,6 x 0,6 m Dusun I, 2 Unit Rp9.769.000. ”Dalam melaksanakan kegiatan pembangunan yang ada di desa tersebut, semua tenaga kerja tukang yang mengerjakan bangunan adalah masyarakat desa setempat,” ujarnya.

Kemudian, untuk pelaksaan pembangunan dilakukan oleh pendamping lokal desa (PLD) Agung Priyadi, yang selalu turun langsung ke desa untuk mengawasi program kegiatan pembangunan DD. Sehingga dapat dikerjakan selesai dengan baik.

Dalam pelaksanaan kepala desa juga menegaskan kepada Tim Pelaksa Kegiatan (TPK) Nur Jaini, supaya bekerja sesuai dengan aturan UU dan RAB serta gambar yang sudah dibuat oleh desa. Sehingga mutu dan kualitas bangunannya jadi baik, dan juga bangunan yang dibuat oleh masyarakat desa yang menggunakan anggaran DD.

Terlebih berdasarkan hasil monitoring tim dengan realisasi DD 60% sudah sesuai. ”Untuk saat ini kami sudah menyelesaikan pekerjan DD tahun 2017 pencairan tahap ke dua sebesar 40 %. Yakni untuk pembangunan drinase, gorong gorong dan Tembok Penahan Tanah (TPT). Sehingga total realisasi mencapai 100%. Karenanya kami masih menunggu jadwal monitoring tahap kedua dari dinas Pemberdayan Masyarakat dan Desa (PMD) dan Dinas Pekerjan Umum (PU) serta tenaga Ahli (TA) dari Kabupaten Lampung Timur untuk dilakukan monitoring,” tukasnya. (ris/ria)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM