Beranda Radar News Di Ganjar Asri, Ditinggal Mandi Honda Beat Raib Digondol Orang

Di Ganjar Asri, Ditinggal Mandi Honda Beat Raib Digondol Orang

76
0
BERBAGI
Foto Panji Setiawan/Radar Metro Syawaludin Nur Afahmi saat menjelaskan kronologi kejadian di dalam warung makan miliknya.

METRO – Kamis (25/1/2018), aksi pencurian sepeda motor (curanmor) kembali terjadi. Kali ini komplotan curanmor menggasak sepeda motor Honda Beat milik Syawaludin Nur Afahmi (20), warga Jalan Kaca Piring, No 8, RT 05 RW 02, Ganjar Asri, Metro Barat.

Syawaludin Nur Afahmi, korban curanmor, menjelaskan, aksi curanmor tersebut terjadi begitu cepat. Tidak ada barang bukti yang ditinggalkan pelaku curanmor. “Kejadian terjadi sekira pukul 18.00 WIB. Waktu itu saya habis ada kegiatan di kampus. Sepulang dari kampus motor saya parkir di teras depan warung. Langsung saya masuk untuk mandi, ya kurang lebih sepuluh menitan. Pas saya keluar saya lihat motor sudah tidak ada,” jelasnya, Minggu (28/1/2018).

Pelaku membawa kabur satu unit sepeda motor dan satu buah helm milik korban. “Alhamdulilah di dalam bagasi tidak ada barang-barang berharga. Surat-surat juga tidak saya tarok di dalam bagasi. Cuma helm saya juga dibawa kabur,” tegasnya.

Dari keterangan Syawaludin Nur Afahmi, sepeda motor miliknya Honda Beat tahun 2016, nomor polisi BE 4155 FD, warna putih biru. “Jadi motor itu masih angsur, belum lunas. Bulan ini angsuran ke-17. Kemaren sudah sempat lapor polisi. Mereka juga sudah cek TKP kemaren. Ya untung masih angsur, jadi nanti akan saya urus leasingnya,” tuturnya.

Saat kejadian tersebut Evi (24), pegawai rumah makan miliknya berada di dalam rumah. “Mbak Evi lagi lihat TV di dalam. Tapi dia juga enggak ngerasain hal aneh ataupun mencurigakan. Mungkin pelaku sudah profesional. Motor itu biasanya buat nganterin orderan makanan yang dipesan lewat HP. Sekarang kalau ada orderan saya makai gojek anternya,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi Radar Metro, Evi mengatakan, ia tidak mendengar bunyi suara sepeda motor ketika aksi curanmor tersebut terjadi. “Saya tidak mendengar suara apa pun. Biasanya kalau kita naikan standar itu bunyikan, saya juga tidak mendengar suara tersebut,” jelasnya. (pan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here