Beranda Nasional Diduga ‘PIL’ Veronica Tan, Pengusaha Ini Tiba-tiba Tutup Tokonya

Diduga ‘PIL’ Veronica Tan, Pengusaha Ini Tiba-tiba Tutup Tokonya

72
0
BERBAGI

Baru-baru ini media sosial kembali dihebohkan dengan isu perselingkuhan Veronica Tan yang diduga sebagai alasan Basuki Tjahaja Purnama melayangkan gugatan cerai. Sosok seorang pengusaha berwajah oriental digadang-gadang penyebab hancurnya rumah tangga Ahok sapaan akrab mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Dalam foto viral di media sosial itu tertulis kader Gerindra, selingkuhan dari Veronica Tan penyebab hancurnya keluarga Ahok. Bahkan, profil pria yang disebutkan sebagai kader Partai Gerindra itu pun dicantumkan sebagai pengusaha di wilayah Bukit Golf Mediterania Pantai Indah Kapuk, Jalan Marina Raya Rukan Cordoba Blok H No. 16 Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, (021) 56983880, 081314180456/08119407709.

Dari pantauan JawaPos.com, kantor yang disebutkan dalam foto yang viral itu dilapisi pintu kaca dengan pintu tambahan rolling door yang terkunci rapat. Tak ada satu pun karyawan terlihat, bahkan di celah pintu kaca terdapat beberapa surat yang belum diambil.

Rumah Kantor Cordoba, Jalan Marina Raya Blok H No 17, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (8/1).

Salah satu karyawan ekspedisi yang berada disamping kantor pria yang diduga pria idaman lain (PIL) dari Veronica Tan, Dani, 29, mengatakan, kantor itu selalu beroperasi setiap harinya. Namun baru hari ini kantor tersebut tutup tanpa adanya aktivitas.

“Baru hari ini tutupnya, biasanya buka kok” kata Dani saat ditemui di Rukan Cordoba, Jalan Marina Raya Blok H No 17, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (8/1).

Kantor berlantai tiga tersebut mempunyai tagline ‘Turnkey Solution For Food and Beverage Industry’ dibagian pintu kacanya.

Dani menerangkan, kantor itu biasanya menjual alat-alat kue import. Namun, ketika ditanyai apakah dia mengenal sosok pengusaha yang diduga menjadi teman dekat Veronica, Dani mengaku tidak mengenalnya.

“Waduh, kalau pemiliknya saya enggak kenal. Kantornya jualan alat kue gitu, import tapi,” pungkasnya.

Sementara, ketika JawaPos.com mencoba menghubungi nomor kontak kantor tersebut, namun nomor tersebut tidak bisa dihubungi. Bahkan, situs web yang tertera dipintu kaca kantornya, tak bisa dibuka. (eve/JPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here