Beranda Pendidikan Hadapi UNBK, Puluhan SMP Belum Siap Komputer, Ini Alasannya

Hadapi UNBK, Puluhan SMP Belum Siap Komputer, Ini Alasannya

103
0
BERBAGI

Ujian nasioal berbasis komputer (UNBK) SMP negeri Kabupaten Pati diwajibkan. Jika simulasi pertama November 2107 lalu hanya diikuti 17 sekolah, maka pelaksanaan simulasi kedua nanti diwajibkan bagi SMP berlabel negeri. Sedangkan SMP swasta mengikuti.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati Sarpan menjelaskan, sekolah yang mengikuti simulasi UNBK tahap pertama yakni SMP yang sudah mengikuti UNBK 2017 secara mandiri. Sementara SMP lainnya masih menata sarana dan prasarana. Sehingga diharapkan simulasi kedua semua SMP negeri sudah bisa UNBK.

Sebab, untuk simulasi tahap pertama belum semuanya siap. Ada yang baru mempersiapkan komputer, menata ruangan, melatih guru, dan lainnya. Untuk SMP yang sarana prasarana belum memadai bisa diupayakan.

Lagipula, pihaknya sudah memberikan waktu dua tahun. Dengan waktu itu, dirasa sekolah sudah bisa UNBK terutama sekolah negeri. Sedangkan sekolah swasta bisa menumpang sekolah yang mempunyai sarana. Diharapkan semua sekolah negeri dan swasta sudah melakukan UNBK.

“Pelaksanaan UNBK tiap tahunnya diharapkan makin banyak UNBK. Ke depan kami mendorong semua SMP negeri dan swasta untuk mengikuti UNBK. Di Pati ada 84 SMP terdiri dari 49 SMP negeri, 10 SMP Satap, dan 25 lainnya SMP swasta. Sementara itu ada 135 MTs tersebar di Pati,” terangnya.

Sarpan menambahkan, terkait adanya essay pada ujian nasional, pihaknya belum bisa memastikan karena masih wacana pusat. Yang jelas untuk mata pelajaranya tetap 4, yakni IPA, Matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia.

Sedangkan terkait ujian sekolah SD, saat ini masih menjadi kajian. Sebab badan nasional standar pendidikan (BNSP) dan Kemendikbud masih ada perbedaan. Nantinya hanya ada tiga atau empat mapel. Sebab saat ini masih ada persiapan terkait ujian SD. (ks/put/him/top/JPR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here