Beranda Radar News Jajang Beri Apresiasi kepada Penemu Granat

Jajang Beri Apresiasi kepada Penemu Granat

20
0
BERBAGI

Foto panji setiawan/radar metro

Letkol (Inf) Jajang Kurniawan, Dandim 0411/LT usai menjelaskan penemuan granat jenis nanas kepada wartawan.

METRO – Letkol (Inf) Jajang Kurniawan selaku Dandim 0411/LT mengapresiasi masyarakat yang telah menyerahkan senjata jenis granat pada Senin (08/01/2018) di Koramil 411/Metro Pusat.

Pasalnya, pada Senin lalu, enam tukang yang bekerja di rumah Yunus, Kadis Sosial Lampung Timur, menemukan sebuah granat jenis nanas pada saat membersihkan gudang. “Saya berterimakasih kepada masyarakat yang telah menyerahkan persenjataan tersebut. Dan saya sebagai Dandim 0411/LT memberikan apresiasi tersendiri kepada masyarakat yang telah menyerahkan kepada kami, sehingga granat itu tidak jatuh ke tangan orang-orang yang tidak dikehendaki. Dengan demikian saya bisa menelusuri keberadaan barang tersebut, karakteristiknya bagaimana, jenisnya seperti apa, kemudian membahayakan atau tidak,” tuturnya, Selasa (09/01/2018).

Granat tersebut diduga masih aktif dan masih mempunyai daya ledak. “Jika dilihat karakteristiknya kemungkinan besar ini masih aktif. Tetapi untuk daya ledaknya seperti apa, ini yang masih kita telusuri dan kita arahkan ke yang memang betul-betul ahlinya di bidang itu. Nah untuk hal ini dalam artian Denpal yang akan menelusuri daya ledaknya seperti apa. Apakah masih kuat, lemah, atau justru sudah tidak mempunyai daya ledak. Karena granat itu kan juga punya masa aktif tersendiri,” paparnya.

Lebih lanjut, anggota keluarga pemilik granat, sampai sekarang masih tertutup ketika akan dimintai keterangan perihal asal usul granat tersebut. “Kemarin saja setelah penyerahan di Koramil gerbang rumah langsung ditutup. Kalau dari keterangan para tetangga, Pak Yunus itu dulu mertua dari istri pertamanya yang sudah meninggal itu adalah seorang veteran. Tapi itu belum diketahui kepastian informasinya,” ucapnya.

Untuk kepastian granat tersebut dikeluarkan pada tahun berapa masih belum jelas. “Jadi kita juga akan menelusuri ini lot tahun berapa, lalu didistribusikan kapan, dan untuk apa ini kita akan telusuri lebih jauh. Kalau ini granat keluar dari TNI pasti akan mudah untuk mengidentifikasinya, karena semua persenjataan masuk dan keluar itu ada bukti pembukuannya. Tapi yang pasti jika melihat sekilas kondisi fisiknya ini sudah berusia tua ya granatnya,” tegas Jajang.

Saat dikonfirmasi Radar Metro, butuh waktu berapa lama untuk melakukan penelusuran tentang granat tersebut, Jajang Kurniawan belum bisa memastikannya. Akan tetapi penelusuran akan dilakukan secepat mungkin. (pan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here