Beranda Radar News Kantong Parkir Bocor Rp115 Juta

Kantong Parkir Bocor Rp115 Juta

23
0
BERBAGI

Foto Dewi/Radar Metro

Sejumlah titik parkir yang hilang membuat realisasi sumber pendapatan asli (PAD) dari sektor parkir turun.

METRO – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro kehilangan sumber pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir sebesar Rp115 juta pada tahun anggaran 2017. Itu menyusul hilangnya sejumlah titik parkir yang selama ini dikelola Dinas Perhubungan Kota Metro.

Kepala Dinas Perhungungan Kota Metro M. Syafei, SY didamping Kepala UPT Parkir Kota Metro, Zulkarnain, S.E, membantah hilanganya sejumlah kantong parkir di Bumi Sai Wawai. Dirinya menyatakan bahwa hilangan titik parkir lantaran pembangunan Chandra Store, Pasar Kopindo, Penerapan E-Parkir RSUD A. Yani, dan dampak pelebaran jalan depan Shopping Center Metro.

“Ada 17 titik juru parkir yang hilang di 2017, dengan total retribusi sebesar Rp115.677.000. Jadi kemarin itu kita hanya terealisasi Rp816.323.000 dari total target sebesar Rp932.000.000, dengan target parkir tepi jalan umum Rp70.000.000, dan parkir khusus Rp862.000.000,” ungkapnya, Kamis (11/1/2018).

Lebih lanjut, kata Zul, pihaknya telah menugaskan bidang penagihanya terjun ke lapangan untuk memantau serta menginventarisir mana saja titik parkir yang dinilai masih produktif.

“Tahun 2016 ke 2017 kita keluarkan 101 SK resmi untuk para juru parkir. Namun 2018 ini SK yang didelagasikan secara resmi untuk juru parkir di Kota Metro sebanyak 86 SK. Sedangkan pada 2018 target retibusi parkir Rp940 juta, dengan rincian parkir tepi jalan umum Rp75 juta, dan parkir khusus Rp 865 juta. Kita optimis target tersebut bisa tercapai bahkan over target,” pungkasnya. (fdy/ria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here