Beranda Radar News Mediasi Nababan Berakhir Manis

Mediasi Nababan Berakhir Manis

45
0
BERBAGI

Foto dok Polsek Metro Barat

Suasana saat mediasi sedang berlangsung.

METRO – Polsek Metro Barat berhasil mendamaikan mantan suami istri yang tengah berseteru. Jumat (12/1/2018), telah dilaksanakan rembuk pekon di Mako Polsek Metro Barat. Rembuk pekon tersebut dipimpin langsung oleh AKP Sumarno selaku Kapolsek Metro Barat.

Pasalnya, Rabu (1/11/2017), HSM Nababan telah melaporkan mantan istrinya, Jasmen Situngkir ke Polres Kota Metro dengan tindak pidana penganiayaan. “Sudah lama sebenarnya kasus ini. Tapi sampai awal 2018 lalu belum juga terselesaikan. Jadi kedua kubu tersebut sangat ulet. Nababan itu jadi pisah dengan istrinya. Awalnya rebutan harta gono gini, terus merambat ke hak asuh anak juga. Sebenarnya ini masalah keluarga, hanya saja mereka berdua yang keras kepala jadi ya seperti ini lah,” tegas AKP Sumarno, Sabtu (13/1/2018).

Lebih lanjut, AKP Sumarno tidak hanya memediasi dari kedua belah pihak sekali saja. “Saya itu memediasi mereka sudah dari Senin. Senin belum kelar lanjut Selasa, Selasa belum kelar lanjut Rabu, sampai akhirnya pada Jumat kemarin itu baru selesai. Mediasi terjadi cukup ulet ya. Kedua pihak membawa pengacara masing-masing. Awalnya mereka saling tuntut menuntut. Tapi Alhamdulilah dengan kita omongin baik-baik masalahnya, kita cari jalan keluar bersama dan akhirnya kedua belah pihak bisa damai,” ungkapnya.

Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak bisa saling menyadari kesalahan masing-masing dan saling memaafkan. ”Mereka sepakat untuk melakukan perdamaian secara kekeluargaan. Dan kedua pihak selanjutnya akan mencabut laporan polisi masing-masing. Jadi mereka berdua ini sudah sempat melaporkan masalah ini ke polisi,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung kondusif dan aman. “Meski kedua belah pihak membawa kuasa hukum masing-masing, mediasi tetap berjalan dengan lancar. Tidak hanya kuasa hukum saja, mereka juga saling membawa keluarga mereka. Hasil akhir yang awalnya Nababan ini sama mantan istrinya tidak diperbolehkan menemui, menyentuh, dan menafkahi anaknya, sekarang sudah tidak lagi,” tandanya. (pan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here