Metro Timur Rawan Aksi Pencurian

METRO – Setelah pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh dua remaja di Jalan Ki Hajar Dewantara, Iringmulyo, Metro Timur dan pencurian kendaraan roda empat jenis Futura belum ada sepekan berlalu, kali ini ada kasus pembegalan yang dialami oleh Erna, warga Kelurahan Yosodadi, Metro Timur.

Saat akan ditemui Radar Metro untuk dimintai keterangan, Erna yang merupakan korban pembegalan tersebut, belum bisa dikonfirmasi. Tatik, salah seorang tetangga korban, membenarkan peristiwa tersebut. “Iya, memang benar Ibu Erna pas Senin (08/01/2018) malem sekira pukul sembilan motornya kena begal. Tapi kalau kronologi jelasnya, saya kurang begitu paham. Itu karena Ibu Erna sendiri kurang berbaur sama kita, jadi ya saya kurang akrab dan paham sama dia,” tuturnya, Rabu (10/01/2018).

Senada dengan Tatik, Fitri Minarmi, Lurah Yosodadi juga membenarkan peristiwa pembegalan yang menimpa salah seorang warganya tersebut. “Bener itu Mas, memang salah seorang warga saya ada yang kena musibah. Kemarin itu motornya dibegal sama orang. Kalau untuk kejadian pastinya saya juga kurang paham. Yang pasti sepeda motornya itu merk Honda Beat. Bukan hanya sepeda motor saja sih yang berhasil dibawa kabur, di dalam bagasi motor itu juga ada dompetnya Bu Erna. Di dalam dompet itu isinya uang sebesar Rp700 ribu,” ujarnya.

Setelah peristiwa pembegalan yang dialami salah seorang warganya tersebut, Fitri akan menggencarkan program poskamling untuk seluruh warganya. “Sebenarnya untuk di Kelurahan Yosodadi sendiri ronda malam itu sudah berjalan. Tapi ya ini kan namanya musibah, siapa sih yang mau jika diberi musibah. Apalagi musibah itu kan tidak bisa diprediksi datangnya. Ini kan seluruh RT dan RW Kelurahan Yosodadi baru saja dikukuhkan. Mungkin ini akan menjadi tugas perdana mereka. Saya akan memberi imbauan kepada mereka untuk melaksanakan poskamling setiap malam,” ucapnya.

Lebih lanjut, Fitri juga menjelaskan jika poskampling berjalan dengan rutin, otomatis akan mengurangi angka kriminalitas di Yosodadi. “Poskamling itu untuk keamanan dan kenyamanan kita bersama. Jadi ayolah kita jaga bersama keamanan dan kenyamanan tempat tinggal kita. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” tegasnya.

Di sisi lain, Iptu Subagio, Wakapolsek Metro Timur, menjelaskan, ia belum mendapatkan informasi tentang kasus pembegalan tersebut. “Saya malah belum dapat informasi itu Mas. Jadi ya saya sama sekali tidak tahu menahu tentang itu,” tandasnya. (pan)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM