Beranda Radar News Waspada Cuaca Ekstrim Mengancam

Waspada Cuaca Ekstrim Mengancam

74
0
BERBAGI

METRO – Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro menghimbau masyarakat agar berhati-hati, saat beraktifitas pada musim penghujan awal tahun 2018 ini. Pasalnya Badan Meterologi, Kimatologi, dan Geofisika (BMKG ) Lampung memprediksi akan terjadi hujan lebat disertai kilat petir dan angin kencang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Metro Heri Rozani,. S. H membenarkan hal tersebut. Ia mengaku Kota Metro juga merupakan wilayah peringatan dini cuaca buruk terjadi hujan lebat dan kilat petir yang sertai angin kencang.

Oleh karena itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat Kota Metro dan sekitarnya yang sedang beraktifitas baik di dalam rumah maupun diluar untuk waspada dan berhati-hati. “Saya juga ingatkan lagi bila terjadi hujan lebat masyarakat jangan berteduh di bawah pohon. Lantaran itu bisa membahayakan keselamatan, dikhatirkan pohon tersebut roboh,” ungkapnya.

Diketahui, hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Metro dan sekitarnya sedikitnya telah menerjang Alfamart dan pohon tumbang sekitar pukul 15.30 WIB, Kamis (4/1/2018).

Kepala BPBD Kota Metro Heri Rozani, SH membenarkan hal tersebut. Ia mengaku robohnya pohon Sonokeling di Jalan Iman Bonjol 22 Hadimulyo Barat Metro Pusat, dan robohnya atap plafon Alfamart di Jalan Dr. Sutomo Purosari Metro Utara diduga kuat diterjang angin puting beliung.

“Petugas BPBD dan Dinas PU dan Kawasan Pemukiman, dibantu anggota kepolisian langsung terjun ke lokasi, untuk melakukan evakuasi batang pohon yang roboh ke jalan. Batang pohon langsung dipotong memakai mesin pemotong kayu. Karena jalan ini fasilitas umum makanya langsung cepat dibersihkan agar tidak macet. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Toko Alfa Mart Purwosari Miswanto mengatakan bahwa semua atap plafon bagian dalam roboh, dan menimpa semua barang seisi toko. Kejadian tersebut sangat singkat bahkan detik-detik akan roboh didahului dengan derasnya hujan disertai angin.

“Alhamdulilah dalam kejadian in semua karyawan selamat. Dan kebetulan juga tidak ada pembeli. Saat detik-detik robohnya plafon ini, ada 3 orang karyawan berada di teras mengemas barang, dan 2 orang lainya kasir berasa di dalam. Brakkk… arus listri padam dan atap roboh pada saat roboh saya langsung masuk ke kolong meja kasir menyelamatkan kepala saya, plafon terbelah jadi saya tidak tertimpa,” tuturnya.

Miswanto menambahkan dirinya belum bisa menyimpulkan berapa kerugian akibat musibah tersebut. Pihaknya, sudah menghubungi pimpinan dan masih menunggu instuksi untuk melakukan evakuasi barang-barang yang rusak. “Saya belum berani membersihkan, toko langsung kita tutup. Hampir 70 persen barang terimpa plafon dan rusak akibat puting beliung,” pungkasnya. (fdy/ria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here