Diduga Tak Transparan Realisasikan DD, Kades Toto Mulyo Menghilang

WAY BUNGUR – Diduga banyaknya realisasi anggaran dana desa (DD) yang tidak sesuai dan asal-asalan Kepala Desa Totot Mulyo, Kecamatan Way Bungur, Kebupaten Lampung Timur menghilang.

Diketahui, buruknya pembangunan jalan onderlagh yang berada di Dusun 1,2, dan 3 membuat kepala desa setempat menjadi incaran warga. Diduga dalam penerapannya proyek tersebut tidak transparan bahkan diduga asal jadi.

Suhar (47) warga setempat mengaku, dalam pengerjaan pembangunan jalan onderlagh di Desa Toto Mulyo hanya menerima upah dalam permeternya sebesar Rp30.000 sampai dengan Rp 35.000 . Padahal dana desa yang dialokasikan Pemerintah Pusat itu bukan sedikit.

”Namun kami sangat menyayangkan sekali, kok perkerjaannya bisa seperti ini. Tentu ini tidak akan bertahan lama karena kualitas bangunan tidak maksimal. Sementara dalam kegiatan itu kan sudah ada pendamping lokal desa (PLD) dan pendamping desa (PD),” ungkapnya.

Tidak hanya itu, kata dia, anggaran DD yang masuk ke semua desa yang ada di Lamtim juga bukan sedikit. Namun sayang dalam pelaksaannya masih belum maksimal seperti impian masyarakat.

”Jumlah semua  anggaran DD yang masuk ke Desa Toto Mulyo Tahun 2017 ini sebesar Rp. 524.835.000. Dana ini dialokasikan untuk pembangunan insfrastruktur bangunan jalan jenis onderlagh,” ungkapnya.

Ia menduga dana tersebut diselewengkan oleh oknum kepala desa dan tim pelaksana kegiatan desa setempat. Ini karena ditemukannya pekerjaan jalan ondrlagh dengan volume panjang 3.910 meter yang terletak di Dusun 01,02 dan dusun 03 terkesan asal jadi. Bahkan batu yang dipasang tidak beraturan.

”Sepertinya memang tidak disusun, bahkan batunya tidur serta pemasangan jarak batu terlalu jarang. Aelain itu as tengah dan beremnya tidak ada dan amburadul,” paparnya.

Sementara itu, dikonfirmasi Tim Pelaksana Kegiatan Dana Desa tahun 2017 dan penangung jawab pengunanan angaran yaitu kepala desa tidak bisa dihubungi. Telepon selulernya juga mati. Hingga berita ini ditayangkan pihak setempat masih belum dapat dihubungi. (ris)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM