Beranda Pendidikan   Siswa Sekolah Dasar Selfie Bareng Anoa

  Siswa Sekolah Dasar Selfie Bareng Anoa

53
0
BERBAGI
Foto Panji Setiawan/Radar Metro Siswa-siswi sekolah dasar menyerbu kendaraan tempur milik TNI AD jenis Anoa, yang lakukan cek poin di Lapangan Samber Kota Metro, Selas (13/2/2018).

METRO  – Kendaraan tempur jenis Anoa 6×6 milik TNI AD, yang dibawa oleh rombongan Yonkav 5/DPC  dan dipimpin oleh Letda (Kav) Afrizal, dikerumuni  siswa-siswi sekolah dasar saat tiba di Lapangan Samber Kota Metro.

Anoa 6×6 tersebut hanya melakukan cek point di Lapangan Samber. Karena penasaran dengan kendaraan tempur tersebut, banyak anak SD Negeri Teladan Kota Metro, SD Negeri 1 Kota Metro, dan SD Negeri 6 Kota Metro mendekati kendaraan Anoa tersebut. Pantauan Radar Metro, awalnya anak-anak SD tersebut takut dan enggan memegang, karena dipersilahkan oleh para awak kendaraan Anoa itu mereka pun segera mendekat dan memegang Anoa.

Tidak jarang dari meraka yang naik ke atas kendaraan serta naik ke bagian atap atas kendaraan. Di Lapangan Samber, merupakan cek point pertama yang dilakukan oleh rombongan Yonkav 5/DPC. Mereka datang sekira pukul 10.45 WIB dan mereka kembali melakukan perjalanannya ke Palembang sekira pukul 12.30 WIB dengan dikawal oleh jajaran Polres Kota Metro.

Tidak hanya siswa-siswi SD saja yang menyerbu kendaraan Anoa tersebut. Pasalnya, terlihat juga masyarakat sekitar berbondong melihat kendaraan tersebut. Mereka berfoto selfi dengan kendaraan Anoa 6×6 itu.

Diketahui, semenjak 9 April 2010, 13 buah Anoa telah digunakan untuk mengawal misi perdamaian PBB di Lebanon bersama Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-D/UNIFIL. Anoa 6×6 maupun 4×4 biasa digunakan untuk pengawalan kegiatan-kegiatan penting negara. Pada 15 November 2011 Anoa varian 6×6 yang menggunakan persenjataan senapan mesin berat 7.62 mm digunakan sebagai kendaraan tempur untuk patroli dan penjagaan ring pada acara KTT ASEAN di Nusa Dua, Bali. Anoa juga dipakai oleh Paspampres untuk pengawalan kunjungan-kunjungan presiden. Selain kegiatan resmi, Anoa juga dipakai untuk pengamanan car-free day di Bundaran HI.

       Anoa 6×6 yang paling banyak diproduksi adalah jenis beroda enam, sebanyak 154 buah dibuat dan akan digelar oleh TNI AD. Lalu, 13 unit Anoa bercat putih khas PBB dikirim ke Lebanon untuk misi perdamaian PBB  Model Anoa ini memiliki persenjataan standar 7.62 mm atau 12.7 mm yang dioperasikan secara tradisional, serta pelontar tabir asap berkaliber 66mm. Model terbaru dari Anoa 6×6 adalah Anoa V2, yang memiliki peningkatan teknologi tanpa mengubah bentuk fisik Anoa secara drastis. Anoa V2 ini memiliki kelebihan yaitu kupola yang berbentuk cembung, sehingga bisa memantulkan peluru dengan lebih efektif, sistem ramp door yang mampu berfungsi manual maupun otomatis, apabila terjadi malafungsi elektronik pintu masih dapat dibuka dengan tangan.

Kursi yang bisa dilipat, Remote Weapon System berkaliber 7.62 mm sehingga tidak perlu menembakan senapan mesin dari kupola secara manual, serta sistem keamanan jendela yang dipermudah. Dulu hanya bisa menutup jendela pengaman dari luar, sekarang mampu dilakukan dari dalam. Varian 6×6 mampu membawa 13 personel baik V1 maupun V2, Varian V2 juga memiliki waterjet yang memungkinkan pergerakan lebih lincah di perairan dangkal. (pan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here