Beranda Pendidikan SMK Gajah Tunggal Membuka Sekolah Gratis Bagi Siswa Tidak Mampu

SMK Gajah Tunggal Membuka Sekolah Gratis Bagi Siswa Tidak Mampu

75
0
BERBAGI
FOTO VISKA JUARINA/ RADAR METRO SMK Gajah Tunggal, sekolah yang dulunya menjadi impian para siswa, dan kini sekolah tersebut menjadi sekolah yang tertinggal.

METRO – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Gajah Tunggal, sekolah yang dulunya menjadi impian para orangtua yang ingin menitipkan anaknya dalam menuntut ilmu.

Sekolah yang terletak di Jalan Natuna, Hadimulyo Barat, Selasa (20/02/2018), kini SMK Gajah Tunggal bukan lagi sekolah yang menjadi impian.

Pasalnya banyaknya sekolah-sekolah lain yang mampu mengalahkan SMK Gajah Tunggal tersebut. Nur Supriyanto Kepala SMK Gajah Tunggal yang didampingi Gunawan, guru SMK Gajah Tunggal, mengatakan, dengan bermacam upaya untuk memajukan sekolah menjadi sekolah impian seperti dulu. “Kami dari pihak sekolah dengan berbagai macam upaya untuk menjadikan sekolah ini, menjadi sekolah impian seperti dulu lagi. Dimana SMK Gajah Tunggal yang kini menjadi sekolah yang tertinggal,” jelasnya.

Nur Supriyanto, dengan upayanya dalam memajukan sekolah mencoba menerima siswa secara gratis, bagi siswa yang tidak mampu. “Kami dari pihak sekolah mencoba untuk menerima anak-anak yang ingin menuntut ilmu secara gratis. Bagi orangtua siswa yang tidak mampu, dan kami juga menyediakan asramasecara gratis bagi siswa yang rumahnya jauh dari sekolah. dengan persyaratan siswa harus menjaga dan merawat sekolah dengan baik,” lanjutnya.

SMK Gajah Tunggal yang dulunya mampu menampung siswa yang lebih dari ratusan, kini sekolah tersebut hanya mendapatkan siswa sebanyak 20 orang saja. “Dengan berupaya seperti itu sekolah kami tetap merasa kurangnya minat orangtua untuk menitipkan anaknya untuk sekolah di SMK Gajah Tunggal ini,” keluhnya.

Menurut Gunawan, untuk jurusan yang disediakan oleh pihak sekolah, hampir sama dengan sekolah lainnya, namun kemungkinan sekolah yang jaraknya jauh dari pusat kota menjadi salah satu kendala untuk siswa berminat menuntut ilmu di sekolah tersebut. “Dulu hanya ada satu jurusan saja yang disediakan oleh sekolah. Namun sekarang sudah ditambah dengan jurusan-jurusan lainnya juga, sama seperti dengan sekolah lainnya. Namun kemungkinan sekolah yang jauh dari pusat kota, menjadi salah satu kendala untuk minat orangtua untuk menitipkan anaknya sekolah di sini,” ucapnya.

Gunawan berharap, dengan adanya sekolah yang menerima siswa yang tidak mampu secara gratis, SMK Gajah Tunggal akan lebih maju dan bisa menjadi sekolah impian seperti dulu. “Dengan adanya SMK Gajah Tunggal yang menerima siswa tidak mampu secara gratis, saya berharap masyarakat dan orangtua bisa tidak salah kaprah dengan semua ini. karena kami dari pihak sekolah berupaya agar SMK Gajah Tunggal bisa lebih maju dan menjadi sekolah impian seperti dulu lagi,” harapnya. (cw3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here