Cegah Skimming, Nasabah BRI Perlu Tahu Informasi Penting Ini

Pihak Bank BRI menggencarkan langkah preventif supaya kejahatan skimming tidak meluas. Salah satu caranya adalah melakukan penggantian kartu ATM nasabah secara bertahap.

Selain itu, perbankan juga menggandeng ahli untuk mereview dan mengevaluasi sistem keamanan.

Pihak Bank BRI mulai menyebarkan informasi melalui SMS, layar ATM Bank BRI, serta akun-akun media sosial untuk memberitahukan para nasabah untuk melakukan penggantian kartu.

”Sudah sejak dua hari yang lalu. Pada akhir pekan ini, unit kerja Bank BRItetap buka untuk melayani kebutuhan penggantian kartu nasabah,” ujar Corporate Secretary Bank BRI Bambang Tribaroto, Sabtu (24/3).

Tak hanya untuk nasabah yang ada di Jakarta dan sekitarnya, Bambang menegaskan bahwa informasi tersebut telah disebar ke seluruh nasabah di Indonesia. ”Serentak di seluruh kota untuk kartu ATM yang terindikasi terkena skimming,” tambah Bambang.

Menurut Bambang, hal tersebut dilakukan sebagai upaya preventif Bank BRIuntuk mengamankan dana nasabah dan proses penggantian kartu bagi kartu nasabah yang diduga terindikasi skimming.

”Kami memohon kesediaan para nasabah yang telah menerima pesan singkat atau SMS dari Bank BRI untuk segera ke kantor cabang Bank BRIterdekat untuk melakukan penggantian kartu tanpa dikenakan biaya apapun,” tambahnya.

Sebelumnya, BRI telah menyampaikan bahwa pada 2019 semua kartu nasabah diharapkan sudah berbasis chip. Karena itu proses penggantian kartu akan terus berjalan. Pemerintah sendiri menargetkan semua kartu nasabah sudah berbasis chip selambat-lambatnya pada 2021.

”Kalau BRI sudah selesai lebih cepat, bagus. Nasabah kami 50 juta dan kartu BRI yang sudah dilengkapi chip baru sekitar lima persen,” ujar Bambang. (agf)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM