Beranda Radar News Lansia 90 Tahun, Mengais Rongsokan Demi Sesuap Nasi

Lansia 90 Tahun, Mengais Rongsokan Demi Sesuap Nasi

67
0
BERBAGI
Foto Catur Kabianto/Radar Metro Mbah Rekot yang sedang istirahat disaat lelah berkeliling mencari ronsokan.

METRO – Umur lansia seharusnya dimanfaatkan untuk bersantai menikmati hidup. Namun tidak dengan Wasiem, atau lebih akrab dipangil Mbah Rekot, warga RW 07 Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, ia harus berjuang mencari rezeki untuk menafkahi dirinya, anak, dan cucunya.

Mbah Rekot menjelaskan, bahwa sang suami sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Ia membesarkan anaknya seorang diri, hingga dewasa. “Suami saya sudah lama meninggal. Sekarang saya janda dan anak saya juga janda,” ucapnya mengunakan bahasa jawa.

Di usianya yang sudah berumur 90 tahun, ia harus bekerja mencari ronsokan. Ia harus berjalan berkilo-kilo, demi mendapatkan barang bekas. Mbah Rekot tinggal bersama satu anak perempuan dan satu cucu laki-lakinya. “Anak saya janda, dia kerja sebagai pembantu rumah tangga. Gajinya cuma lima ratus ribu sebulan, itu ngak cukup buat makan kami sekeluarga,” tuturnya.

Mbah Rekot menjalani pekerjaannya sebagai tukang pencari ronsokan sudah tiga tahun lamanya. “Sebelumnya saya dagang keliling, tapi modalnya ngak muter karena buat makan sehari-hari, makanya sekarang ngak jualan lagi,” jelasnya.

Menurut Nur, pedagang pecel yang berada dekat rumah Mbah Rekot, mengemukakan,  terkadang warga merasa kasian bila melihat Mbah Rekot mencari ronsokan. “Sebenernya kasian Mas, makanya saya ataupun warga suka ngasih bantuan seadanya. Terkadang uang, terkadang juga berupa makanan,” paparnya.

Nur menambahkan, bahwa cucu Mbah Rekot bekelakuan tidak baik. “Cucunya udah dewasa, tapi nakal. Kalau dia tau Mbah Rekot punya uang, suka diminta buat jajan dia sendiri. Makanya, sekarang kami kalau mau ngasih bantuan berupa makanan atau sembako aja,” pungkasnya. (cat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here