Beranda Radar News Belum Sepekan Belanja, Berangkas 100 Kg Beserta Isinya Raib

Belum Sepekan Belanja, Berangkas 100 Kg Beserta Isinya Raib

30
0
BERBAGI
Foto Panji Setiawan/Radar Metro Ibunda dan Adik Ira Yuli Puspita, saat didatangi WArtawan Radar Metro di kediamannya,  Jalan Kutilang, No 9, RT 14 RW 03, Kelurahan Purwosari, Metro Utara.

METRO – Belum genap sepekan Ira Yuli Puspita (37), warga Jalan Kutilang, No 9, RT 14 RW 03, Kelurahan Purwosari, Metro Utara, berbelanja dagangan toko emas miliknya yang berada di Pasar Purwosari. Tapi nasib naas sudah menimpanya duluan. Pasalnya, Rabu (04/04/2018) toko miliknya disatroni kawanan pencuri.

Ira mengetahui hal tersebut setelah dia bersama adiknya hendak membuka toko miliknya, Rabu pagi. “Seperti biasa, jam 06.30 WIB saya sama adik saya, Marulisa (28), berangkat ke pasar untuk membuka toko. Sesampainya di sana, saya terkejut saat melihat pintu roling toko saya,” jelasnya, Rabu (04/04/2018). Saat Ira sampai di toko, ternyata pintu toko sudah dalam keadaan terbuka sedikit. “Pintu sudah dalam keadaan terbuka sedikit. Tapi gembok dan rantainya pun sudah tidak ada lagi, padahal itu ada tiga gembok. Selain itu di rolingnya juga ada kuncinya lagi,” ucapnya.

Saat mencoba bertanya dengan pedagang di sekitar tokonya, ternyata semua tidak mengetahui bahwa tokonya sudah dalam keadaan terbuka. “Saya tanya toko sebelah katanya gak tau kalo toko saya sudah kebuka sedikit. Pas saya masuk ternyata berangkas emas saya sudah tidak ada lagi,” tegasnya.

Dari keterangan Ira, emas yang berhasil disatroni kawanan pencuri tersebut lebih kurang seberat 100 gram. “Kalau 100 gram ada, soalnya juga abis belanja belum ada satu minggu ini. Padahal berangkas itu berat lo. Kalo 100 kilogram aja ada,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, emas yang hilang tersebut merupakan emas murni 22 karat. “Yang hilang itu cincinnya saja ada seratusan biji, kalung nya itu banyak juga. Kemarin juga perak dan emas nya juga baru belanja. Dalam berangkas itu isi emas sama perak semua disitu. Kerugiannya sekitar 100 jutaan. Malingnya masuk setelah mencongkel pintu roling toko,” ungkapnya.

Dirinya meminta aparat kepolisian dapat segera meringkus para pelaku pencurian tersebut. “Kami minta Polres Metro dapat secepatnya menangkap pelaku dan menemukan barang saya. Saya sangat yakin kalau Polres bisamengungkap kasus ini,” harapnya.

Kapolres Metro, AKBP Umi Fadillah Astutik yang langsung menjumpai korban mengatakan, pihaknya akan semaksimal mungkin bekerja dan mengungkap para pelaku tindak pidana tersebut. “Ya otomatis dengan adanya laporan pasti akan kita tindak lanjuti. Dengan adanya seperti ini kita harus semakin mungkin meningkatkan keamanan. Apalagi ini kan menjelang ramadhan, kita juga akan meningkatkan pengamanan di objek rawan yang ada di Metro” tegasnya.

Atas laporan tersebut, aparat Polres Metro langsung diterjunkan guna melacak keberadaan para pelaku. “Personil kita juga telah kita kerahkan untuk mendatangi TKP. Kita juga sudah menghubungi unit ident Polres Metro, guna mencari saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti,” tandasnya.

Di sisi lain, dari keterangan Marulisa (28), selaku adik korban yang kesehariannya membantu di toko menjelaskan. Beberapa hari sebelum kejadian memang banyak pengunjung toko orang baru. “Memang ada sih orang-orang baru yang ke toko. Cuman kan ya wajar kalau toko didatangi pembeli,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, Rabu (03/04/2018) sekira pukul 22.00 WIB, ia bersama korban masih sempat lewat di jalan depan toko milik korban. “Pas saya dari pulang main sama Kak Ira itu jam sepuluhan malam emang sepi banget di situ. Ditambah juga grimis kan, sama tumben juga kawasan situ lampu pada mati. Biasanya ya gak gelp-gelep banget di situ,” ungkapnya.

Diduga perampokan terjadi pada saat dini hari. “Mungkin ya sekira jam 12 ke atas ya malingnya masuk. Kayaknya tadi di wadah yang biasanya dipake Kak Ira nyuci emas ditemukan sidik jari pelaku. Cuman saya juga ga begitu paham juga,” tadasnya saat ditemui Radar Metro di rumahnya. (pan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here