Milad ke-54, IMM UM Metro Adakan Seminar Ilmiah Gratis

METRO – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) komisariat Universitas Muhammadiyah (UM) Metro menggelar seminar ilmiah dengan tema berkah olah limbah di gedung E aula Universitas setempat, Jumat (13/04/2018). Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dipandu oleh Hafis M Kaunang Ataji, Ketua IMM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan setempat.

Ketua IMM cabang Kota Metro, Harbi Gemeli  Putra, saat ditemui Radar Metro menjelaskan bahwa acara tersebut rangkaian dari acara Milad IMM ke 54. Agus Sutanto, narasumber tunggal pada acara tersebut merupakan direktur pascasarjana universitas setempat. Selain menjadi direktur, Agus Sutanto juga terdaftar sebagai peraih penghargaan untuk 100 tokoh inspiratif di Indonesia.

Pada seminar tersebut, Agus Sutanto membahas mengenai pengolahan limbah dari kulit nanas menjadi pupuk organik. Agus menguraiakan satu persatu cara pengolahannya, mulai dari tahap persiapan tempat pengolahan, pembuatan bakteri untuk fermentasi hingga tahap akhir menjadi pupuk organik.  Kemudian, Agus Sutanto membandingkan hasil tanaman yang diberikan pupuk oraganik dari limbah nanas tersebut dengan pupuk kimia.

Acara yang terbuka untuk umum dan tanpa dipungut biaya itu mampu menarik minat peserta dari berbagai fakultas setempat, bahkan Harbi mengungkapkan perserta juga banyak yang berasal dari luar UM Metro.  Mengenai tema dan narasumber, Harbi mengatakan bahwa semua memilki keterikatan antara satu dengan yang lainnya. “Sebenernya untuk narasumber ini beliau basisnya pendidikan tapi tema ini sasarannya untuk mahasiswa yang bisa jadi judul skripsi yang kemudian akhirnya bisa dikembangkan menjadi wirausaha juga, jadi kalo untuk judul skripsi ini untuk anak-anak biologi, nah wirausahanya bisa untuk anak ekonomi,” jelasnya.

Lebih lanjut, dimilad yang ke-54 ini, Harbi berharap melalui wadah perjuangan organisasi IMM mampu untuk menjawab tantangan dimasa depan melalui suara perjuanagan yang berasaskan Ketuhanan Yang Maha Esa. “Untuk kader-kader IMM harapanya semua dapat memaksimalkan potensi ber-IMM, belajar sungguh-sungguh ber-IMM dengan niat yang ikhlas, dan juga ketika dia memilih suatu wadah yang menjadi landasan untuk dia berdakwah maka bersungguh-sungguhlah mencari ilmu pada orang yang baik dan jadikan IMM ini semangat untuk mendalami ilmu agama seutuhnya. Kemudian jika sudah siap dengan manajemen dan keilmuan agamanya maka sudah layaklah kader ini untuk menyerukan amar ma’ruf nahi munkar, mengajak pada yang baik dan mencegah pada yang mungkar atau keburukan,” paparnya.

Harbi juga berpesan kepada seluruhnya agar menjadi yang terbaik. “Berdiri di atas kebenaran dan berlomba-lombalah pada kebaikan,” tutupnya.

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM