Pedagang Minta Selama Bulan Puasa Masih Berdagang

METRO – Sejumlah pedagang kaki lima (pkl) di area komplek pertokoan Kopindo tepatnya di Jalan Cut Nyak Dien dan Jalan Agus Salim mengadakan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro.

Audiensi ini bertujuan untuk meminta pihak terkait, dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Pasar (Disdagsar) memberikan tenggat waktu relokasi serta kejelasan tempat yang akan dipakai.

DPRD Kota Metro melalui wakil ketua komisi I DPRD Kota Metro, Nasrianto Effendi, M.M mengatakan para pedagang meminta untuk tidak menggusur selama bulan puasa.

“Sementara meraka setuju untuk dilakukan relokasi tetapi meminta tenggat waktu sampai setelah bulan ramadhan. Mereka juga menuntut kejelasan tempatnya disiapkan dulu dimana tempatnya. Dan pemerintah sudah punya rencana belum penempatan itu dimana,” katanya, Selasa (3/4/2018).

Menurut Nasrianto para pedagang masih gamang karena tempat relokasi yang belum jelas. “Tatkala direlokasi harus direlokasi semua gak ada sebagian sebagian itu pinta pedagang,” imbuhnya.

“Satu sisi juga pemerintah harus punya aturan juga. Kitabicarakan pikirkan bersama-sama jalan keluarnya. Ketika tempat pindah sudah dibangun maka nanti kita kawal pedagang, lalu kita undang dinas terkait, dinas pasar, perhubungan dan pol-pp,” tuturnya.

Di tempat terpisah Cecep salah satu pedagang mengatakan, bahwa pedagang ingin sementara berdagang sampai akhir lebaran. “Yang kami minta itu tempatnya dimana. Yang kedua kalau direlokasi semuanya, jangan ikan aja, sayur aja semuanya. Kalau ada tempatnya sampai lebaran mereka minta berjualan dulu,” ujar Cecep. (suf)

 

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM