Beranda Radar News Pelatihan Tata Boga, Kalapas: Ini Hal Positif Untuk Warga Binaan

Pelatihan Tata Boga, Kalapas: Ini Hal Positif Untuk Warga Binaan

20
0
BERBAGI
Foto Panji Setiawan/Radar Metro Foto beresama semua warga binaan yang menjadi peserta latihan tata boga bersama Agustin dan Kalapan kelas IIA Kota Metro, seusai acara pembukaan, Kamis (12/4/2018).

METRO – Pelatihan pembinaan ketrampilan tata boga warga binaan lapas kelas II A Metro resmi dibuka, Kamis (12/4/2018). Pelatihan tersebut merupakan bantuan dari Pemkot Metro, guna membekali warga binaan lapas kelas II A Kota Metro dengan ilmu yang bermanfaat.

Teguh Wibowo, Kepala Lapas (Kalapas) kelas II A Metro dalam sambutannya mengatakan, ia bersama jajarannya selalu memberikan motivasi kepada warga binaan. Hal tersebut diberikan untuk menjadikan warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik lagi. “Jangan sampai warga binaan setelah keluar mengulangi perbuatannya lagi dan akhirnya masuk ke sini lagi. Oleh sebab itu, saya berterimakasih kepada Pemkot Metro, karena setiap tahunnya pasti memberikan bantuan pelatihan kepada warga binaan di sini,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, sebelum bantuan pelatihan ilmu tata boga tersebut, Lapas kelas II A Metro juga diberikan bantuan pelatihan pembuatan batu akik dan kain tapis. “Sebelumnya warga binaan juga diberi pelatihan cara membuat kain tapis dan batu akik. Alhamdulilah sekarang sudah mulai diproduksi dan dipasarkan,” ungkapnya.

Dalam acara pembukaan tersebut Walikota Metro, Ahmad Pairin berhalangan untuk hadir. Dia diwakili oleh Staf Ahli Walikota Bidang III, Agustin. Dalam sambutannya, Agustin berharap agar bantuan tersebut bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para warga binaan. “Semoga dengan pelatihan ini bisa membawa perubahan positif di diri warga binaan Lapas kelas II A Kota Metro,” paparnya.

Ia juga mengatakan, dari pelatihan ini, jangan sampai tidak berbekas di kemudian hari jika warga binaan sudah keluar dari lapas. “Kan sudah diajarkan, jadi saya berharap nantinya bisa memanfaatkan sebagai sumber mata pencarian uang, jika sudah keluar,” jelasnya.

Terlebih, sekarang ini jumlah pencari kerja lebih banyak dibandingkan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan. “Syukur-syukur bisa menciptakan lapangan pekerjaan nanti kalo sudah keluar dari bekal ini,” tuturnya.

Beberapa jenis masakan yang akan diajarkan kepada warga binaan lapas kelas IIA Kota Metro yaitu, cara pembuatan bakso, cara pembuat mie dan mie ayam, kripik singkong sanjay balado, getas atau pilus, dan Nuget ikan. Pelatihan dimulai dari tanggal 12 April sampai dengan 26 April mendatang. Pelatihan tersebut diberikan kepada 25 warga binaan yang terpilih. (pan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here