Beranda Radar News Pemusnahan Miras, Kapolres: Harus Segera Ada Perda

Pemusnahan Miras, Kapolres: Harus Segera Ada Perda

44
0
BERBAGI

METRO – AKBP Umi Fadilah Astutik, Kapolres Metro, berharap DPRD Kota Metro segera membuat perda yang mengatur tentang minuman keras (miras). Hal tersebut bertujuan untuk memberi efek jera kepada oknum baik pedagang ataupun peminum miras.

Hal tersebut dikemukakan Umi saat sambutan pemusnahan miras. “Kalau ada perda kita sebagai aparat keamanan tidak ragu-ragu untuk menangkap dan mengamankan. Jika tidak ada perda, sekarang kita tangkap, seminggu lagi mereka sudah berjualan lagi. Terlebih jika ada payung hukumnya kan juga akan memberi efek jera kepada penjual dan peminum,” paparnya, Jumat (20/4/2018).

Pantauan Radar Metro di lapangan, sebanyak 704 liter miras jenis tuak dan sembilan botol miras merek Sampurna dimusnahkan Polres Metro. Pemusnahan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Metro. “Jadi hari ini kita jajaran Polda Lampung melakukan pemusnahan barang bukti (BB) miras, serentak. Hari ini Bapak Kapolda Lampung menghadiri pemusnahan miras di Tanggramus dan Bapak Wakapolda Lampung di Bandarlampung. Alhamdulilah, setelah kita lakukan razia di Kota Metro ini, kami tidak menemukan miras oplosan. Tidak seperti di daerah-daerah lainnya. Mayoritas sdi Metro ini miras jenis tuak. Banyak masyarakat beranggapan tuak itu minuman tradisional,” paparnya.

Menurut Umi, meskipun tuak tergolong minuman tradisional, akan tetapi efek yang ditimbulkan juga berbahaya. “Jika dikonsumsi secara berlebihan, tentu saja tuak juga akan menimbulkan efek yang merugikan. Tuak ini kan juga memabukan, karena mengandung alkohol, oleh karna itu, tuak juga termasuk jenis miras,” ucapnya.

Prosesi pemusnahan miras tersebut disaksikan langsung oleh beberapa tokoh agama Kota Metro, seperti Buya Zakarya Ahmad, perwakilan masjid Taqwa, M Soleh, ketua MUI Metro, Ketua FKUB dan organisasi masyarakat (ormas).

M Soleh, sangat mengapresiasi pemusnahan tersebut. “Ini merupakan suatu tindakan yang pas dan baik agar terus dilakukan Polres Metro. Agar kemudian anak-anak kita, generasi-generasi muda kita, kemudian yang juga hobi untuk meminum miras ini agar bisa diminimalisir. Kalau bisa ditiadakan orang yang minum miras ini di Kota Metro.,” jelasnya.

Soleh sangat ironis, melihat banyaknya pelajar yang tertangkap saat sedang pesta miras di Kota Metro ini. “Semua pihak baik orangtua ataupun pihak sekolahan harus lebih memperhatikan pergaulan remaja ini. Terlebih orangtua juga harus mengawasi anaknya ekstra waspada. Jangan samapai mereka terjerumus ke jalan yang salah,” tukasnya. (pan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here