Praktik Curang, SPBU 24.34102 Langsung Disegel Polisi

METRO – Ini peringatan keras bagi pengelola SPBU nakal. Diduga melakukan pengecoran ilegal, SPBU 24.34102 yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Ganjaragung, Metro Barat, disegel aparat keamanan setempat.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, praktik nakal pengelola SPBU tersebut, diketahui oleh sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM), yang memergoki pengisian jerigen Sabtu (14/4) sekira pukul 01.00 WIB. “Pengelola SPBU dilaporkan sedang ‘ngecor’ jerigen di luar jam resmi,” jelas sumber di sekitar lokasi SPBU yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, laporan tersebut langsung direspon oleh aparat kepolisian dari Polres setempat, yang langsung mengamankan sekitar 40 jerigen berisi BBM jenis premium. Tak hanya itu, polisi juga menyegel SPBU dengan garis polisi (police line), sehingga warga yang akan mengisi BBM di SPBU tersebut mengurungkan niatnya. “Saya mau mengisi BBM ternyata SPBU disegel polisi,” kata Sumadi, salah seorang warga.

AKBP Umi Fadilah Astutik, Kapolres Metro membenarkan prihal penyegelan SPBU tersebut. “Untuk sementara masih satu SPBU ini. Tidak menutup kemungkinan jika ada SPBU nakal lainnya juga akan kita segel,” jelasnya.

Sebelum Polres Metro melakukan penyegelan SPBU 24.34102 tersebut. Polsek Metro Barat berhasil mengamankan AS (28), warga Ganjaragung, karena terdapatan sedang membeli premium dengan kapasitas yang tidak waja (ngecor), pada Senin (02/04/2018) lalu.

AS memodifikasi tanki sepeda motor jenis Vespa miliknya, sehingga bisa menampung premium sekira 30-an liter. AS mengatakan, di Kota Metro ini ada sejumlah delapan kendaraan Vespa yang melakukan hal serupa dengannya.

Dari informasi yang diperoleh Radar Metro, warga sangat merasa dirugin dengan praktik SPBU nakal tersebut. Hal tersebut dikatakan salah seorang warga sekitar, dengan cara menghubungi langsung wartawan lampuijo.com dengan nomor disembunyikan. “Itu SPBU Ganjaragung disegel polisi Mas. Saya sebagai masyarakat sekitar SPBU merasa dirugikan dengan praktik nakal ini. Seharusnya premium itu untuk kalangan menengah ke bawah,” jelasnya via telepon suara. (pan)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM