Persami di SMK KP Gajah Mada 1 Metro

METRO – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Karya Pembangunan (KP) Gajah Mada 1 Metro memberikan program tambahan di luar jam pelajaran berupa pengajian Sabtu Minggu (Persami).

Muhammad Ardianto, Kepala Sekolah setempat menyatakan untuk menyiapkan lulusan yang unggul dalam hal bekerja merupakan tujuan utama dari sekolahnya. Namun, hal tersebut harus diimbangi dengan pengetahuan agama bagi para peserta didiknya agar ke depannya dapat berjalan menapaki kehidupan sesuai dengan syariat agama.

Lanjutnya, hal tersebut merupakan pembentukan dan penanaman karakter bagi peserta didik, yangmana pelajaran agama di kelas hanya bisa dihitung dengan hitungan jam saja. Oleh sebab itu, pihaknya berinisiatif untuk membuat program persami untuk memberikan pemahaman agama yang tidak sempat diberikan saat jam pelajaran sekolah.

Ia menambahkan hal tersebut meupakan salah satu cara yang digunakan pihaknya untuk menghindarkan peserta didiknya dari pergaulan-pergaulan yang tidak semestinya didapatkan oleh seorang pelajar. “Kalau lihat realita anak-anak sekolah jaman sekarang miris ya Mbak. Meski tidak semua seperti itu tapi banyak anak sekolah yang seharusnya waktu di malem hari untuk istirahat, ini malah enggak malah keluyuran sampe pagi imbasnya apa, imbasnya waktu jam pelajaran di sekolah malah ngantuk malah tidur di kelas,” katanya.

Lebih lanjut, tidak hanya sekedar keluyuran, namun anak-anak juga banyak yang ikut-ikutan seperti meminum minuman keras bahkan mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Realita seperti itulah yang menjadi salah satu latar belekang dirinya untuk membuat pelajaran agama yang lebih dalam lagi untuk menguatkan keimanan peserta didiknya agar tidak terjerumus pada pergaulan yang salah. “Daripada anak-anak ini keluyuran gak jelas  mending kita arahin mereka untuk pengajian,” tuturnya.

Ia menuturkan bahwa kegiatan tersebut tidak dilakukan setiap waktu. “Gak setiap Saptu Minggu kita dakan Persami ini, tapi paling tidak dalam sebulan sekali atau dua kali kita adakan Persami,” jelasnya.

Hal tersebut dikarenakan banyak peserta didiknya yang berasal dari luar daerah Kota Metro. “Banyak anak kita yang dari jauh, misal Punggur, Raman Utara dan beberapa daerah lain dan biasanaya mereka tu anak kosan jadi kalo setiap Sabtu Minggu kita adakan persami kasian juga mereka juga butuh waktu untuk pulang kampung. Meski gak anak kosan, anak-anak sekitar Metro banyak yang waktu liburnya dipakai untuk bantu-bantu orangtuanya,” pungkasnya, Senin (30/04/2018). (cw2)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM