Desa Gunung Tiga Membangun dengan DD

BATANGHARI NUBAN – Desa Gunung Tiga, Kecamatan Batanghari Nuban,  Kabupaten Lampung Timur membangun dengan menggunakan Dana Desa (DD) 2018 yang dikucurkan dari pemerintah Pusat.

Pembangunan desa tersebut  dilakukan  untuk pembangunan fisik di Dusun 1, 2, 3, 4, 5 dan untuk memberdayakan masyarakat desa. Dalam membangun bersama masyarakat, Kepala Desa Gunung tiga dengan rasa optimis siap mencurahkan pikiran dan kemampuannya dalam membangun desa, supaya kedepan desanya akan lebih maju serta lebih baik lagi dari sebelumnya.

Dia juga mengaku akan selalu bersergi bersama masyarakat dalam membangun serta menata desanya, khususnya dalam menggunakan DD Tahun 2018 yang dikucurkan melalui angaran APBN Pusat. Ini merupakan hasil bentuk perjuangan pemerintah daerah untuk membangun Lampung Timur sampai dengan pelosok desa menjadi lebih baik dan rapi di bidang insfratruktur desa. “Kami para kepala desa mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah pusat dan daerah yang selalu memberikan bimbingan dan pelatihan tentang penggunaan anggaran DD,” ujarnya.

Seperti saat ini, kata dia, realisasi DD sudah menunjukan hasilnya seperti pembangunan jembatan dan drainase. Ini, ujarnya, dapat terwujud juga berkat kerjasama masyarakat untuk bersama-sama dan bergotong royong melakukan pembangunan.

Ia menjelaskan, untuk jumlah pekerjaan fisik pencairan termin pertama sebesar 20% telah direalisasikan begitu pula dengan pencairan tahap kedua sebesar 40 %. Realisasi DD tersebut dilakukan untuk pembangunan gorong-gorong plat serta pembangunan drainase dan jembatan, dengan jumlah anggaran sebesar Rp.1.086.000.000..

“Semua dana yang sudah masuk ke rekening desa sebesar 60 % dari hasil penarikan dana DD dan sudah terserap di semua bangunan DD. Untuk bangunan drainase, dan jembatan masih dikerjakan oleh masyarakat setempat. Ini merupakan tujuan untuk memberdayan masyarakat sesuai dengan program pemerintah yaitu Padat Karya Tunai (PKT),” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, untuk penyerapan anggaran DD di Desa Gunung Tiga tersebut juga selalu didampingi oleh Pendamping Desa (PD) yakni M. Ikhwanuddin, S.Pd,  Pendamping Desa Tenaga Ahli (PDTI) Rulia Reneta,S.T, dan Pendamping Lokal Desa (PLD) Tri Heri Oktanto.

Selanjutnya, untuk bangunan baik itu berupa fisik dan non fisik semuanya diserahkan sepenuhnya kepada selaku Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yakni Abdul Basit. Dalam kegiatan tersebut ia selalu berkoordinasi dengan pendamping desa M. Ikhwanuddin,S.Pd dan Pendamping Lokal Desa (PlD) Tri Heri Oktanto. “Saya hanya sebatas mengetahui dan memberikan rekomendasi saja. Ini seperti untuk pembelian material bangunan serta tenaga bangunan, semuanya melalui bendahara desa termasuk apa saja yang berkaitan kebutuhan pembangunan DD,” jelasnya.

Oleh sebab itu ia menekankan kepada semua perangkat desa atau pamong desa ini supaya bekerja sesui dengan tupoksinya masing-masing. Sehingga hasilnya  lebih baik dan tidak ada tumpang tindih. “Saya juga selalu berpesan bahwa bekerja harus mengacu dari Renacana Anggaran Belanja (RAB) yang sudah dibahas dalam APBDes sebelumnya. Selain itu juga berlandaskan dengan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia,” tukasnya.(ris)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM