Pedagang dan Usaha Permainan Tolak Relokasi

METRO – Relokasi pedagang di Taman Merdeka Metro ke lokasi Nuwo Intan menuai pro kontra. Adalah Paguyuban Pedagang dan Usaha Permainan (P2UP) yang menolak relokasi. Hasil dari penolakan ini adalah P2UP menggelar aksi unjuk rasa, untuk menyuarakan aspirasinya.

P2UP melakukan aksi di depan Gedung Pemkot Metro dan depan Gedung DPRD pada hari Senin (10/9/2018). Mengerahkan puluhan masa, P2UP menyuarakan berbagai tuntutan.

Salah satu tuntutannya adalah menolak untuk pindah. Dari data yang dihimpun tuntutannya antara lain: menolak kebijakan relokasi pemkot terhadap P2UP dan Taman Merdeka, meminta kebijakan Walikota Metro untuk melakukan penataan bukan relokasi, menagih janji politik H. Ahmad Pairin waktu kampanye pencalonan Walikota Metro.

Dari data yang dihimpun, ada 2 paguyuban di Taman Merdeka Metro. Yakni P2UP dan PKPK atau Paguyuban Keluarga Permainan dan Kuliner.

Berbeda dengan P2UP yang menolak relokasi, PKPK justru mau direlokasi asal dengan konsekuensi yang jelas. Rozi, Ketua Paguyuban PKPK berharap jika pemerintah memindahkan pedagang, maka dia tidak ingin ada tebang pilih. “Harapan singkat saya, satu biji untuk tanggal 5 September tidak ada yang dagang, bersih, kalau ada yang dagang terpaksa kami kembali lagi,”¬†ujarnya.

Namun Rozi juga mengatakan, apabila dalam jangka waktu tertentu berdagang di Nuwo Intan tidak juga ramai maka akan pindah ke Taman Merdeka. “Saya menjalankan di sini (Nuwo Intan,Red) sampai sekian bulan masih begini-begini saja saya akan kembali ke Taman,” tuntasnya. (suf)

 

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM