Hantam, Tottenham 3-1 Chelsea

LONDON, FIN-Rekor tak terkalahkan Chelsea bersama Maurizio Sarri dirusak Tottenham Hotspur di pekan ke-13 Premier League. The Blues bahkan dibuat mati kutu oleh The Lilywahites di Wembley Stadium.

Taktik jitu Manajer Spurs, Mauricio Pochettino yang berhasil mematikan Jorginho dengan memainkan Heung-Min Son sejak awal menjadi kunci sukses tuan rumah memenangi derby London ini. Tanpa ruang bergerak yang diberikan kepada Jorginho, Chelsea tak mampu berbuat apa-apa.

Spurs yang mengadposi strategi Everton yang mengimbangi Chelsea di Stamford Bridge, dua pekan lalu membuat tamu nyaris tak memberi ancaman serius sepanjang pertandingan. Sebaliknya, Spurs yang kalah penguasaan bola begitu leluasa mengancam gawang Chelsea.

Tuan rumah tercatat melepaskan 18 upaya mencetak gol dengan sembilan di antaranya tepat sasaran. Dengan banyaknya peluang emas yang dimiliki Spurs, Chelsea beruntung hanya kebobolan tiga gol di laga besar perebutan posisi ketiga ini.

Dele Alli dan Harry Kane memberi Spurs keunggulan dua gol dalam waktu 16 menit. Heung-min Son yang melewatkan dua peluang emas di babak pertama kemudian mencetak gol ketiga Spurs di babak kedua yang dibalas pemain pengganti, Olivier Giroud untuk memastikan laga berakhir 3-1.

Sarri mengakui bahwa kekalahan timnya setelah 19 laga di semua kompetisi ini disebabkan dia tidak mengantisipasi perubahan lineup Spurs yang memungkinkan mereka menekan Jorginho di lini tengah. Sudah jelas setelah lima menit pertandingan itu sangat sulit untuk menggunakan Jorginho seperti biasa, kata Sarri dikutip dari FFT.

Dengan Jorginho terkunci, Chelsea menurut Sarri dipaksa mengirim bola dari bek ke area pertahanan lawan. Kami terkejut karena mereka biasanya bermain dengan 4-2-3-1 atau 4-3-3, tetapi hari ini mereka bermain 4-3-1-2, jelasnya.

Eks pelatih Napoli itu menyebut permainan mereka, khususnya di babak pertama sangat buruk. Ia bahkan menggambarkan apa yang mereka pertontonkan seperti bencana. Karena itu, ia berharap skuatnya segera berbenah agar bisa tetap bersaing di papan atas.

Setelah 15 menit kami kalah 2-0. Ini adalah masalah pertama tetapi hari ini saya melihat banyak masalah karena kami bermain sangat buruk dari titik fisik, pandangan, mental, teknis, taktik, terutama dalam 20 menit pertama. Kami harus melakukan banyak pekerjaan. Banyak masalah yang harus dipecahkan, keluhnya.

Di kubu Spurs, Pochettino tidak berani mengklaim ini penampilan terbaik anak asuhnya musim ini. Tetapi ia menegaskan bahwa hasilnya menunjukkan apa yang bisa Spurs lakukan ketika bermain maksimal. Dengan sikap yang benar kita perlu menyadari bahwa kita adalah tim yang dapat bersaing di level ini, tegasnya.

Manajer asal Argentina itu secara khusus menyebut salah satu kunci kemenangan timnya adalah penampilan enerjik Son. Ia mengatakan, Son yang tinggal bersama Tottenham selama jeda internasional membantunya membuat Chelsea tampil buruk sepanjang pertandingan.

Klub London Utara itu setuju melepas Son bermain di Piala Dunia dan Asian Games di bulan Agustus dengan syarat dia melewatkan pertandingan persahabatan internasional bulan ini. Selain itu, Son yang mencetak gol solo sensasional juga akan melewatkan dua pertandingan grup pertama Piala Asia Januari nanti.

Anda dapat melihat di lapangan bahwa kinerja Son sangat fantastis dan Anda dapat melihat dia pantas mendapatkannya, karena musim panas baginya sangat sulit. [Golnya] fantastis. Setiap orang yang melihat permainan jatuh cinta pada aksinya. Ini kapasitas yang fantastis, aski luar biasa untuk pemain yang sangat baik seperti dia, puji Pochettino di ESPN.

Berbicara kepada BT Sport setelah pertandingan, Son mengaku mestinya bisa hattrick andai tidak membuang dua peluang terbuka di babak pertama. Makanya, terlepas dari kemenangan timnya, ia mengaku sangat kesal.

Mencetak gol untuk Tottenham Hotspur membuat saya selalu bahagia. Kami pantas menang, saya memiliki banyak peluang untuk mencetak gol dan saya benar-benar marah setelah babak pertama, tetapi rekan satu tim saya membantu saya. Jika Anda bermain 90 menit, Anda bisa memiliki lebih banyak peluang, ujar Son.

Dengan kemenangan ini, Spurs sekarang naik ke posisi ketiga klasemen Premier League. Mengoleksi poin 30, mereka unggul dua angka atas Chelsea. Sementara dengan Manchester City yang masih memimpin klasemen, Spurs terpaut lima angka. (FIN)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM