Baru 25 Persen Perusahaan di Metro Bayar Gaji sesuai UMK

METRO – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menghimbau sejumlah perusahaan untuk membayarkan gaji sesuai dengan Upah Minimum Kota (UMK) Metro. Pasalnya, dari 334 perusahaan di Bumi Sai Wawai baru 25 persen perusahaan yang membayar gaji karyawannya sesuia dengan UMK.

“Kalau untuk di Kota Metro ini tidak banyak perusahaan yang besar. Hanya sekitar 25 perusahaan yang besar dan sudah membayarkan gaji pegawainya sesuai dengan UMK,” terang Kepala Disnakertrans Kota Metro Rakhmat Zainuddin.

Ia mengatakan, untuk UMK Kota Metro sebesar Rp2.210.000. Karena itulah pembinaan dan pengawasan perusahaan juga akan terus dilakukan. Ini termasuk tidak memperkerjakan anak di bawah umur. “Kalau untuk pembinaan dan pengawasan setiap bulan kami lakukan. Kami juga menghimbau agar perusahaan di Metro dapat memenuhi hak-hal karyawannya minimal gaji sesuai UMK,” ungkapnya.

Diakuinya, untuk di Metro tidak semua perusahaan yang memenuhi gaji karyawannya sesuai dengan UMK. Namun hendaknya perusahaan dapat menerapkan pembayaran gaji sesuai dengan UMK. “Karena jika terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK), pembayaran pesangon harus disesuaikan dengan UMK,” paparnya.

Ia menambahkan, untuk pengawasan perusahaan tersebut kini juga telah menjadi kewenangan pemerintah Provinsi Lampung. Namun Disnakertrans tetap memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan dan pembinaan. “Minimal kita bisa membantu untuk memfasilitasi apabila terjadi PHK, agar hak-hak karyawan dapat diberikan,” tukasnya. (ria)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM