Dinilai Tarik Iuran Terlalu Mahal, ini Pesan Disdikbud untuk SMA Negeri 4 Kota Metro

METRO – Terkait dugaan adanya penarikan sumbangan atau iuran untuk membangun Masjid SMA Negeri 4 Kota Metro yang dilakukan Komite sekolah. Dinas Pendidikan dan Budaya (Disdikbud) Provinsi Lampung melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) II wilayah kerja Kota Metro, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Lampung Tengah mengatakan, agar seluruh kepala sekolah untuk tidak memberatkan Wali murid dalam pembiayaan pendidikan.

“Saya meminta, supaya sekolah tidak membebaskan biaya sekolah ke wali murid. Karena itu nantinya akan mengganggu konsentrasi anak belajar,” kata Kepala UPTD II Disdikbud Provinsi Lampung, Drs. Joko Santoso, Selasa (05/02/2019).

Ia juga menyebutkan, pihak sekolah yang menarik sumbangan dan dikategorikan memberangkatkan bagi wali murid itu tidak di benarkan.

“Contoh seperti sumbangan rehab masjid di SMAN 4 Metro, yang saat ini menimbulkan pro kontra. Itu karena dirasakan Wali murid terlalu mahal dan nilainya sangat besar,” tambahnya.

Joko menambahkan, sumbangan boleh dilakukan sekolah jika, pihak sekolah melalui Komite sekolah tidak memasok besaran harga dan memberikan jangka waktu pelunasan biaya sekolah.

“Menarik iuran dari Wali murid asal jangan menentukan nilai dan besarannya boleh, tapi tidak boleh menentukan jangka waktu harus melunasinya,” ujarnya.

Dia menghimbau seluruh sekolah dapat memberikan pendidikan maksimal baik dalam tata cara belajar mengajar, hingga kelengkapan sarana dan prasarananya.

“Kelengkapan sarana pendidikan sangat menunjang peningkatan mutu pendidikan. Jadi wajib dipenuhi, tetapi jangan selalu membebaskan biaya pendidikan pada wali murid,” tutupnya. (YOK)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM