SMA Negeri 4 Kota Metro Tarik Iuran untuk Pembangunan Masjid

Waka Humas : ini Sumbangan bukan Iuran

METRO – Setelah ramai diberitakan di media online maupun cetak yang ada di Kota Metro terkait iuran untuk pembangunan Masjid. Wakil Kepala (Waka) Bidang Humas Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4 Kota Metro memberikan penjelasan kepada awak media. Ditemui Radar Metro Senin (04/02/2019), ia menjelaskan tidak ada patokan harga dari sumbangan tersebut.

“Kami dari pihak SMA Negeri 4 Kota Metro mengklarifikasi adanya penetapan biaya sumbangan pembangunan Masjid. Kami tidak menetapkan biaya yang harus dibayar, kami hanya minta sumbangan, bila keberatan kami tidak memaksa,” ujar Waka Humas Nuraini mewakili Kepala SMA Negeri 4.

Dianggap membebani wali murid, sumbangan ini banyak yang tidak setuju. Namun pihaknya tetap melakukan tarikan sumbangan untuk membangun Masjid di sekolah tersebut. Sebelumnya dari salah satu wali murid menyebutkan bahwa iuran pembangunan Masjid dipatok dengan biaya Rp. 500.000,. Menyangkal bahwa tidak ada iuran di sekolah tersebut, ia menyebutkan bahwa itu sumbangan bukan iuran.

“Kami hanya minta sumbangan bukan iuran dan itu tidak di tentukan besarnya dalam kata lain seikhlasnya,” tambah Nuraini.

Dengan alasan bahwa Masjid tidak direhab, melainkan akan membangun yang baru. Maka biaya untuk membangun Masjid tersebut diambil dari sumbangan wali murid.

Ia pun menambahkan bahwa, sebelum sumbangan diminta, wali murid sudah mengadakan rapat bersama komite SMA Negeri 4 Kota Metro.
“Semua keputusan sudah di bicarakan saat itu dan wali murid tidak keberatan, bila keberatan kami terima berapapun yang diberi karna ini sumbangan,” tutupnya.

Sampai dengan berita ini diturunkan, pihak penanggung jawab dari sekolah tersebut seperti Kepala Sekolah atau komite sekolah belum ada yang bisa ditemui.(Cw8/YOK)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM