314 Ekor Hewan Kurban Terinfeksi Cacing Hati dan Radang Paru

METRO – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro menemukan sebanyak 314 ekor hewan kurban di Bumi Sai Wawai yang mengandung cacing hati (fasciolosis) dan radang paru. Ini ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan petugas terhadap hewan kurban.

“Dari hasil pemeriksaan petugas kita menemukan ada 314 ekor hewan kurban yang kurang sehat. Seperti adanya cacing hati dan radang paru. Karena itu kita sarankan untuk tidak konsumsi untuk hati dan paru, tapi kalau dagingnya boleh dikonsumsi,” terang Kepala DKP3 Kota Metro Heri Wiratno melalui Kabid Peternakan Parjiya, Selasa (12/8/2019).

Ia menjelaskan, untuk total hewan kurban baik sapi, kerbau, domba maupun kambing yang telah diperiksa sebanyak 2.833 ekor. Diantaranya terdiri dari sapi 983 ekor, kerbau 10 ekor, kambing 1.706 ekor, dan domba 134 ekor.

“Pemeriksaan kami lakukan secara menyeluruh untuk bagian dalam hewan kurban. Tapi secara umum tidak ditemukan penyakit yang berbahaya hanya ada beberapa penyakit seperti cacing hati dan radang paru,” paparnya.

Sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan awal hewan kurban. Pemeriksaan dilakukan ke Pasar Hewan Tejoagung, dan pedagang di Metro. “Secara umum tidak ditemukan penyakit yang berbahaya, insya Allah sehat,” ujar Parjiya mewakili Kepala DKP3 Kota Metro Heri Wiratno, Jumat (9/8/2019).

Menurutnya, pihaknya akan menerjunkan sebanyak 90 orang petugas untum melakukan pemeriksaan hewan kurban. Pemeriksaan post mortem atau setelah pemotongan akan dilakukan dengan membagi tim. “Selain memeriksa kesehatan hewan kurban, kami juga memberikan edukasi mengenai penanganan daging secara baik, hygiene serta sanitasi pemotongan yang baik,” paparnya.

Sehingga daging yang dipotong nantinya, tambah Parjiya, memenuhi kriteria aman, sehat, utuh dan halal (ASUH). Masyarakat nantinya juga tidak perlu khawatir saat akan mengkonsumsi daging kurban karena sudah melalui pemeriksaan petugas. (ria)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM