Bawaslu Usulkan Rp8,5 Dana Pilkada

METRO – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 mendatang, sejumlah persiapan dilakukan. Seperti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Metro. Pasalnya, pada kontestasi politik tahun ini Bawaslu akan mengusulkan anggaran senilai Rp8,5 miliar.

“Kami sudah menyusun usulan untuk penganggaran Pilkada. Usulannya senilai Rp8,5 miliar,” terang Ketua Bawaslu Kota Metro Mujib, Jumat (9/8/2029).

Ia mengatakan, usulan dana Pilkada tersebut untuk memenuhi seluruh pembiayaan pembiayaan Bawaslu di semua tahapan. Yakni mulai sosialisasi oleh KPU, pemutakhiran data pemilih, pencalonan, penetapan, kampanye, logistik, penghitungan dan pemungutan suara.

“Kemudian rekapitulasi suara, pemilu ulang dan susulan kalau ada, sampai dengan penetapan hasil pemilih maupun jika ada perselihan hasil di MK,” jelasnya.

Menurutnya, usulan anggaran tersebut juga dibagi menjadi 2 sub yakni sub bagian belanja pegawai dan belanja barang dan jasa. “Untuk belanja barang dan jasa ini sifatnya melakukan pengawasan di seluruh tahapan pemilihan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, usulan penganggaran tersebut dilakukan berdasarkan Amanat Pasal 116 ayat 5 UU Nomor 15 tahun 2011 jo Pasal 166 ayat 1 UU Nomor 8 tahun 2015 Jo Pasal 2 ayat 1 Permendagri Nomor 44 tahun 2015. Dalam aturan tersebut disebutukan bahwa pendanaan penyelanggaraan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota dianggarkan dalam APBD.

Karenanya pihaknya berharap agar prosesi penganggaran agar segera dibahas dan dibicarakan bersama lembaga terkait. “Karena sampai saat ini belum ada pembahasan bersama. Kami berharap pemerintah daerah segera membahas mengenai usulan anggaran di Bawaslu,” tukasnya. (ria)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM