Pemkot Kaji Usulan Pasukan Hijau dan Kuning Masuk Peserta BPJS

METRO – Pemerintah Kota Metro akan mengkaji usulan kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bagi pasukan hijau dan pasukan kuning. Itu menyusul usulan pasukan hijau dan kuning untuk masuk dalam kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Kami masih akan mengkaji usulan bagi pasukan hijau dan pasukan kuning (petugas kebersihan) untuk bisa masuk menjadi peserta BPJS yang dibiayai oleh pemerintah. Namun kami masih akan komunikasi dulu apakah bisa dilakukan,” terang Sekda Kota Metro A. Nasir, AT, melalui Asisten II Yerri Ehwan kepada Radar Metro, Rabu (11/9/2019).

Ia mengatakan, usulan tersebut masih akan dikaji mengingat adanya informasi mengenai kenaikan iuran BPJS kesehatan. Menurutnya, untuk saat ini jumlah peserta BPJS yang dibiayai dari APBD Kota Metro sebanyak 21.000 jiwa. Namun, sampai saat ini baru 16.000 jiwa yang sudah masuk kuota tersebut.

“Jadi kita masih ada sisa kuota sebanyak 5.000 jiwa kepesertaan BPJS ini. Tapi kita masih antisipasi jika nanti ada kenaikan iuran. Maka itu kita akan koordinasi lagi dengan pusat apakah mereka ini bisa tercover,” ungkapnya.

Diakuinya, peserta BPJS Kesehatan yang dibiayai oleh pemerintah tersebut berasal dari dana bagi hasil dari cukai tembakau oleh pemerintah pusat. Jumlahnya sebesar Rp6 miliar.

“Nah dana itu memang khusus untuk membayar iuran BPJS kesehatan. Kalau kita tambah jumlah peserta dan iurannya naik, kita takut tidak bisa tercover semua. Jadi kita akan koordinasi dulu, apakah dengan kenaikan ini akan ada tambahan dana bagi hasil dari cukai tembakau ini,” tukasnya. (ria)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM