BNN Sosialisasi ke LPK Dinamis Tentang Bahaya Narkoba

 

METRO – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Metro kembali menggelar sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN). Sosialisasi yang digelar bekerjasama penggiat anti narkoba dan Disnakertrans tersebut digelar di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Dinamis Kota Metro, Jumat (8/11/2019).

Pimpinan lembaga pelatihan tersebut Rustam mengatakan kegiatan sosialisasi ini baru pertama kali diadakan di LPK yang ada di Bumi Sai Wawai.

“Tujuan kegiatan ini adalah menyampaikan pentingnya pengetahuan tentang narkoba dan bagaimana dapat terhindar dari bahaya barang haram ini,” jelas Rustam yang juga merupakan Ketua DPC Kota Metro Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia (HLLSI).

Kegiatan ini diikuti oleh 37 siswa yang sedang belajar di LPK Dinamis yang masih berusia 16 hingga 20 tahun dan berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Semoga lembaga pelatihan kerja lain dapat mengikuti jejak dari Dinamis. Karena ini akan bermanfaat bagi siswa dan nantinya dapat menjadi sebuah pengetahuan tentang narkoba,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Metro Saut Siahaan melalui Kasi P2M, Ari Kurniawan mengatakan, penguatan karakter siswa LPK tersebut dilakukan untuk mendukung upaya P4GN di Kota Metro. Ini dilakukan mengingat ancaman bahaya narkoba yang secara masif mengancam anak-anak, remaja dan generasi muda utamanya para pelajar di kelompok umur SMA.

“Sehingga semua stakeholders pembangunan harus berperan sesusai tupoksinya untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa dari ancaman bahaya narkoba,” ungkapnya.

Terlebih diketahui, berdasarkan data survey Prevalensi Penyalahguna Narkoba di tahun 2017, Provinsi Lampung menempati peringkat 3 untuk Sumatera. Selain itu juga menenpati peringkat 8 secara nasional dari total 34 provinsi terkait tingginya angka prevalensi penyalahguna narkoba.

“Sosialisasi P4GN ini bertujuan untuk menyebarluaskan pengetahuan dan informasi P4GN kepada para siswa LPK Dinamis. Tujuannya agar setelah mengetahui dan memahaminya dapat timbul kesadaran dan memiliki sikap dan karakter yang tegas untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” paparnya.

Dengan kegiatan ini, pihaknya berharap siswa daoat menyebarluaskan pengetahuan P4GN ini kepada seluruh teman-temannya di sekolah atau kampus. Meski begitu, diperlukan kerjasama oleh semua stakeholder dalam pencegahannya.

“Upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba ini merupakan tanggung jawab bersama baik orang tua, para guru/pengajar maupun komponen masyarakat dan stakeholders lainnya. Semua pihak harus berperan serta aktif dalam mewaspadai ancaman bahaya narkoba di lingkungannya,” pungkasnya.(ria/yok)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM