Usulan Musrenbangkel Didominasi Pembangunan Fisik

METRO – Wakil Walikota Metro Djohan mengakui masih banyak masyarakat mengusulkan rencana pembangunan fisik. Padahal dalam realisasinya banyak usulan pembangunan diluar fisik seperti ekonomi dan sosial budaya (Sosbud).

“Kita disini hanya menyampaikan usulan pembangunan. Namun usulan bukan hanya fisik, tapi ada ekonomi dan sosbud,” ujar Djohan dikonfirmasi awak media usai mengikuti acara Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) tahun 2021 di Kelurahan Yosodasi, Kecamatan Metro Timur, Kamis (23/1/2020).

Diketahui sejumlah usulan dalam musrenbangkel sejumlah usulan pembangunan fisik antara lain perbaikan irigasi, penambahan lampu jalan, dan pembangunan pagar. Menyikapi hal itu, dalam musrenbangkel tersebut Djohan meminta dinas teknis untuk segera menyikapi permasalahan tersebut. Seperti Dinas PU untuk segera mengecek kondisi irigasi yang longsor. “Kalau bisa bantuan direalisasikan tahun 2020 ini kenapa tidak,” ujarnya.

Namun ia mengapresiasi usulan mengenai bidang ekonomi. Ini seperti mengenai bantuan pemasaran produksi susu kambing di wilayah Yosodadi. Karenanya ia meminta dinas terkait untuk membantu dalam pemasaran.

“Misalnya dengan pemasaran melalui online. Selain itu dinas juga bisa mewajibkan masing-masing kantor untuk mengkonsumsi susu kambing setiap minggu,” ujarnya.

Sementara itu, dalam musrenbangkel tersebut Ketua RW 08 Sarparto mengatakan, masalah saluran irigasi di Jalan Gabus ke Jalan Tenggiri dan Jalan Belida, irigasinya longsor. Bahkan jembatannya amblas. Sedangkan di Jalan Gabus tanahnya bergeser ke bangunan walet. “Tanggul kali Batanghari ada dua titik yang longsor bahkan ke sawah ke warga. Kami berharap agar ada perbaikan,” harapnya.

Senada disampaikan Bayu Adiwansyah yang juga warga setempat. Ia mengusulkan pembangunan fisik untuk penambahan lampu jalan di Jalan Tawes tepatnya di lokasi depan makam.

“Karena selain gelap, kondisi ini juga rawan kriminalitas. Jadi kami harapkan untuk bantuan lampu jalan. Di jalan ini juga sering terjadi kecelakaan. Jadi kami harapkan ada solusi mengatasi masalah ini,” harapnya.

Berbeda dengan Heri Winarko warga RT 27 yang mengusulkan mengenai penguatan program UMKM. Ia juga mengucapkan terima kasih program UMKM tahun 2019 ini seperti produksi susu kambing. Terlebih di tahun ini alat produksi susu bubuk sudah disetujui.

Namun ia berharap bukan hanya produk UMKM fisik saja, namun hal lain juga diperlukan dukungan. Ini seperti dalam promosi dan pemasaran produk.

“Karena selama ini barang banyak, namun pemasarannya masih kurang. Untuk di Lampung yang sudah berizin baru kita. Tapi kami masih lemah di pemasaran. Karena itu kami mengharapkan bantuan regulasi dalam pemasaran,” ungkapnya. (ria)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM