Waspada, Januari 9 Kasus DBD 1 Korban Meninggal Dunia

METRO – Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Metro mencatat diawal bulan Januari 2020 ini sudah 9 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi. Pasalnya, dari jumlah 1 korban dinyatakan meninggal dunia.

“Tercatat mulai dari awal Januari sampai 10 Januari ini sudah 9 kasus. Karenanya penyuluhan juga terus kami lakukan ke masyarakat,” terang Kepala Diskes Kota Metro Erla Indriyati melalui Sekretaris Diskes Silfi Naharani.

Ia menjelaskan, upaya pencegahan kasus DBD telah dilakukan secara intensif di setiap kelurahan. Pihaknya telah melakukan penyuluhan dengan melibatkan para kader.

“Iya kemarin, Dinkes sudah ambil langkah-langkah yang dipimpin langsung oleh Ibu Kadis. Intinya semua petugas agar ambil langkah cepat dan tepat serta kolaboratif baik mulai preventif, promotif dan kuratif atau pelayanan,” terangnya.

Diakuinya, langkah pencegahan DBD tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah namun peran serta masyarakat juga sangat diperlukan. Ini terutama untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dengan menerapkan 4 M plus. Yakni menutup, menguras, dan menaburkan bubuk di tempat penampungan air, serta mengoleskan obat anti nyamuk.

“Untuk langkah pencegahan peran masyarakat sangat dibutuhkan. Ini terutama agar tetap menjaga lingkungan tetap bersih. Selain itu juga mengubur atau menutup tempat penampungan air yang berpotensi sebagai tempat tumbuh kembang nyamuk Aedes Aegepty penyebab penyakit DBD,” ungkapnya.

Sebelumnya, DPRD Kota Metro meminta Diskes intensif melakukan penyuluhan penyakit DBD. Ini mengingat penyakit DBD sudah menelan korban jiwa.

“Langkah pencegahan harus intensif dilakukan. Ini terutama mengenai upaya pencegahan. Sosialisasi harus gencar dilakukan. Dinas juga harus turun,” ujar Anggota Komisi II DPRD Kota Metro Wahid Asngari, Kamis (8/1/2020).

Ia mengatakan, jatuhnya korban jiwa akibat penyakit DBD tersebut dilakukan harus menjadi perhatian serius ekskutif khususnya Diskes. Pemutusan rantai penyebaran penyakit juga akan harus dilakukan.

“Seperti dengan fogging focus (pengasapan). Dinas harus turun langsung mengecek penyebab meninggalnya korban. Sehingga penyakit ini tidak lagi menelan korban jiwa,” ujarnya.

Diakuinya, langkah pengasapan juga bukan menjadi satu-satunya solusi dalam penanggulangan penyakit DBD tersebut. Menurutnya, pencegahan harus dilakukan dari masyarakat sendiri.

“Masyarakat juga harus sadar untuk menjaga kebersihan. Apalagi saat ini hujan sering terjadi, sehingga menimbulkan genangan air. Dan dari genangan air inilah nantinya akan menjadi tempat dan tumbuh kembang nyamuk,” pungkasnya. (ria)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini mengandung hak cipta dari RADARMETRO.COM